Sampai di Bir Ali, jamaah melakukan miqat Makani. Mereka turun untuk mengambil wudu dan salat sunnah. Jamaah haji lansia, pengguna kursi roda, atau yang memiliki keterbatasan fisik, diimbau tidak turun, tetap dalam bus.
Baca Juga: Kemenkes Kirim 107 Ton Obat dan Perbekalan Kesehatan untuk Pelayanan Kesehatan Jamaah Haji
Kepala Sektor Khusus Bir Ali Aruji Maswatu mengatakan proses miqat berjalan lancar dan tertib. Selesai salat dan berniat ihram, jemaah naik kembali ke bus. Mereka hanya diberikan waktu 30 menit, lalu diminta segera ke Makkah.
Menurutnya, tidak ada jamaah yang tertinggal. Bus tidak akan berangkat sebelum jamaah lengkap sesuai manifest.
"Masih ada jamaah yang lupa dengan Bus yang ditumpanginya. Petugas Sektor Bir Ali siap sedia mengarahkan mereka untuk naik ke bus yang seharusnya," tandasnya. ***
Artikel Terkait
86,9 Persen Jamaah Calon Haji Riau Telah Lunasi Biaya Haji, Batas Pelunasan Biaya Haji Sampai 12 Mei 2023
Riau Siapkan Ratusan Calon Jamaah Cadangan di Musim Haji 2023
Kemenkes Imbau Jamaah Haji Waspadai Penularan MERS-CoV
KJRI: Jamaah Haji Jangan Bawa Jimat, Apalagi Peluru!
Satu Jamaah Wafat Setelah Masuk Asrama Haji Madinah
Viral Jamaah Indonesia Kelaparan saat Saudi Airlines Delay, Kemenag: Kami Protes
Kemenkes Kirim 107 Ton Obat dan Perbekalan Kesehatan untuk Pelayanan Kesehatan Jamaah Haji
Setiap Maktab Jamaah Haji Indonesia di Arafah Ditambah 10 Toilet
Jamaah Haji Diimbau Waspadai Cuaca Panas di Madinah, Ini yang Harus Dilakukan
374 Orang Jamaah Haji Asal Pekanbaru Bersiap Menuju Mekkah