Kepala BNPB Wanti-Wanti Asap Karhutla Nyeberang ke Negara Tetangga: Malu Kita

photo author
Fadly Ibrahim, Riau Makmur
- Rabu, 7 Juni 2023 | 14:17 WIB
Kepala BNPB Wanti-Wanti Asap Karhutla Neberang ke Negara Tetangga (Dok Diskominfotik Riau)
Kepala BNPB Wanti-Wanti Asap Karhutla Neberang ke Negara Tetangga (Dok Diskominfotik Riau)

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - BNPB mewanti-wanti agar Karhutla di Riau tahun ini tak lagi mengirim asap nyeberang ke negara tetangga.

Hampir setiap tahun, asap Karhutla selalu menjadi keluhan yang dikhawatirkan oleh negara tetangga, sehingga masalah ini menjadi atensi pemerintah.

Kasus Karhutla Riau tahun 2015 dan 2019 dianggap sudah cukup menjadi pelajaran, bagaimana asap karhutla yang menyeberang ke negara tetangga bikin heboh dunia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto  rapat koordinasi satuan tugas pengendalian Karhutla Provinsi Riau dan kabupaten kota di Gedung Daerah, Pekanbaru, Rabu (7/6/2023).

“Jangan sampai pengalaman seperti sebelumnya terulang lagi. Asap dari kita sampai nyebrang ke negara tetangga. Malu kita,” tutur Suharyanto.

Dia mengungkapkan bahwa dampak yang diakibatkan dari Karhutla sangat luas.

Bahkan akan memberi pengaruh besar hingga ke tingkat regional dan global.

Seperti meningkatnya emisi karbon, kekeringan, situasi gagal panen, krisis air bersih, naiknya permukaan air laut, hingga potensi bencana yang lebih besar di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

Kami di BNPB mencatat tahun ini secara nasional angka kasus Karhutla meningkat terus. Makanya hari-hati,” katanya.

“Secara singkat, Karhutla menjadi perhatian para tokoh pemimpin negara dunia. Jadi tolong ini diperhatikan,” tegas Suharyanto.

Dia menambahkan, saat ini ada 6 provinsi yang menjadi prioritas pemerintah dalam upaya penanganan Karhutla.

Adapun keenam provinsi tersebut, 3 berada di Sumatra, dan 3 lainnya berada di Pulau Kalimantan.

Ketiga provinsi di Sumatera yang masuk dalam provinsi prioritas penanganan Karhutla yakni Riau, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi.

Sedangkan 3 provinsi lainnya adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadly Ibrahim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X