Suharyanto menambahkan, untuk kasus Karhutla yang kini menjadi antensi pemerintah, terjadi tidak hanya di 6 provinsi prioritas, tapi juga di daerah di luar itu.
Misalnya, kata dia, pada tahun 2022, kasus karhutla tertinggi justru terjadi di NTT, termasuk Sumatera Barat.
Dengan fokus pemerintah dalam upaya penanganan Karhutla tidak hanya pada 6 provinsi prioritas tapi juga di daerah lain yang memang dianggap rawan terjadinya karhutla di tahun ini.***
Artikel Terkait
Riau Sudah Terima Bantuan Helikopter Water Bombing dari BNPB untuk Penanganan Karhutla
Gubri Syamsuar Minta Tim di Posko Utama Satgas Pengendalian Karhutla Riau Tetap Siaga Pantau Titik Api
BPBD Riau Kerahkan 2 Helikopter Water Bombing untuk Tangani Karhutla di Pasir Limau Kapas Rohil
Luas Karhutla di Riau Capai 441,46 Hektar hingga 26 Mei 2023
6 Helikopter BNPB Siaga Bantu Penanganan Karhutla di Riau
Koramil 09 Langgam Patroli Cegah Karhutla di Langgam
Antisipasi Dini Pengaruh El Nino dan Karhutla, Kepala BNPB Bertolak ke Riau Pagi Ini
Cegah Karhutla, Koramil 09/Langgam Laksanakan Patroli Terpadu Bersama Polri dan Manggal Agni
Dilema Karhutla di Area Perusahaan, Gubri: Kalau tak Dibantu, Takut Api Meluas