RIAUMAKMUR.COM, KUANSING - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod melakukan penanaman 1.000 bibit tanaman produktif di Desa Sungai Manau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, Senin (19/6/2023).
Acara penanaman bibit produktif di Desa Sungai Manau ini dilakukan bersama-sama dengan Bupati Kuansing, BPDAS Indragiri Rokan, LAM Kuansing, Fordas Riau, dan masyarakat Kuantan Mudik.
Kepala DLHK Riau, Mamun Murod mengatakan bahwa penanaman 1.000 bibit produktif ini sejalan dengan program "Riau Hijau" yang digagas oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.
"Kegiatan penanaman bibit produktif ini sejalan dengan program Riau Hijau Gubernur Riau Syamsuar. Untuk itu, masyarakat dan aparat desa serta kecamatan diimbau untuk tidak ragu-ragu dalam meminta bantuan bibit tanaman produktif kepada DLHK Riau. Kami akan segera memproses setiap permintaan bibit yang akan ditanam di lahan masyarakat tanpa dikenakan biaya atau gratis," kata Mamun Murod.
Pada kesempatan itu juga, Mamun Murod turut menyampaikan komitmennya dalam menjaga hutan lindung di Bukit Betabuh, Kuansing, Riau. Menurutnya, prioritas dalam menjaga hutan lindung ini dapat dilakukan melalui implementasi program Perhutanan Sosial.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) diharapkan mengusulkan program Perhutanan Sosial di kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh ini.
Selain itu, Kepala DLHK Riau juga menyampaikan bahwa daerah ini memiliki Durian Lokal yang memiliki rasa enak dan eksotik. Harapannya, masyarakat nantinya dapat menanam durian lokal ini di hutan lindung Bukit Betabuh.
"Saat ini, DLHK sedang mengembangkan durian lokal dari Kabupaten Bengkalis, yang setiap tahun mengadakan festival durian. Durian Lokal Bengkalis ini tidak kalah enaknya dengan durian yang sudah terkenal di luar negeri," ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala DLHK juga menyampaikan bahwa terkait dengan kebutuhan kayu jalur yang diminta oleh masyarakat, Dinas LHK Riau telah memfasilitasi pertemuan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyediakan kayu jalur tersebut.
"KLHK berkomitmen dalam menyediakan kayu jalur, namun ada beberapa syarat untuk menjaga keberlanjutan dalam pemanfaatan kayu jalur tersebut," sebutnya.
Sementara itu, acara ini diakhiri dengan penyerahan dan penanaman bibit tanaman produktif seperti durian, sawo, pisang kepok, rambutan, dan matoa. Harapannya, tanaman-tanaman yang ditanam hari ini dapat menjadi penguatan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. ***
Artikel Terkait
Hadapi Gugatan Prapid Dua Operator Alat Berat, Ini Kata DLHK Riau
DLHK Riau Serahkan 70 Paket Sembako Lebaran untuk THL, Murod: Semoga Bermanfaat
Program SMPEI di Riau Berjalan Efektif, Murod: 313 Unit Sekat Kanal Berhasil Dibangun
Murod: SVLK Penting untuk Pastikan Legalitas dan Kelestarian Hasil Hutan di Riau
KKPH Dihadang Usai Sita Alat Berat, Mamun Murod: Hutan Lindung Bukit Betabuh Seharusnya Dijaga dari Perambah
Tingkatkan Layanan Masyarakat, DLHK Pekanbaru Gunakan Aplikasi PEKA
Peringati Hari Lingkungan Hidup, DLHK Riau Bersih-bersih di Pantai Marina Dumai
DLHK Riau Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Pantai Marina Dumai
3,2 Ton Sampah Berhasil Dipungut dari Aksi Bersih Pantai Marina PT KPI RU Dumai, DLHK Riau dan Berbagai Pihak
Tanam 1.000 Bibit Produktif, Kepala DLHK Riau Dorong Perhutanan Sosial di Kuansing untuk Lindungi Hutan