RIAUMAKMUR,COM, PEKANBARU - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Syahrial Abdi, Senin (28/08/2023) mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.
Seperti diketahui program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor di Provinsi Riau berakhir 31 Agustus 2023 mendatang. Program ini pertama kali digulirkan pada 1 Februari 2023 lalu.
Pada priode pertama seharusnya berakhir 31 Mei. Namun melihat antusias masyarakat yang tinggi Pemprov Riau memperpanjang program ini hingga 31 Agustus besok.
"Masih ada waktu tiga hari lagi, silahkan manfaatkan sebaik-sebaiknya program ini, jangan sampai nanti programnya sudah berakhir tapi pajak kendaraanya menunggak pajak, kan sayang, jadi mumpun masih ada pemutihan silahkan dimanfaatkan," katanya.
Syahrial mengungkapkan, sejak program ini diberlakukan, disambut antusias oleh masyarakat. Para wajib pajak yang pajak kendaraanya menunggak ramai-ramai membayarkan pajaknya.
Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah ada 274.074 unit kendaraan yang mendapatkan pemutihan pajak. Total ada Rp 128 miliar denda pajak kendaraan bermotor yang dihapuskan denda pajaknya.
"Sementera untuk pendapatan dari pokok pajak yang diterima Pemprov Riau mencapai Rp. 388 miliar," ujarnya. ***
Artikel Terkait
Sumbang Pendapatan Rp 83,1 Miliar di Tahun 2022, UPT Bapenda Kota Dumai Pastikan Terus Tingkatkan Pelayanan
Bapenda Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Maksimalkan PAD, Bapenda Pekanbaru Buka Gerai Pajak di Kompleks Citraland
Bapenda Bengkalis Luncurkan Sipbukas, Inovasi Pelayanan Pajak
Bapenda Pekanbaru Tempel Stiker Belum Bayar Pajak Pada Dua Objek Tunggak Pajak
Bapenda Pekanbaru Gelar FGD Bertajuk Pengaturan Pajak
Petugas Balai Bakar Tiga Pondok Warga di Taman Nasional Teso Nelo
Dafam Resort Belitung Siap Memanjakan Wisatawan di Tanjung Kelayang
Buka FGD Pemantapan Pelaksanaan BLUD,Ini yang Disampaikan Asisten I Setdaprov Riau
Mendagri Minta Daerah Terus Konsisten Kendalikan Inflasi
Penyuluh Agama Kemenag Riau Diharapkan Mengedukasi dan Mempetakan Potensi Zakat Wakaf