RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Pintu air PLTA Koto Panjang dibuka, menjadi ke khawatiran para peternak ikan keramba apung di Sungai Kampar.
Air Sungai Kampar menjadi sangat deras dengan dibukanya pintu air ini.
Menyikapi itu, sejumlah peternak ikan keramba apung berberes kerambanya demi menghindari bencana terburuk.
Sungai Kampar mengalami peningkatan debit air cukup signifikan dengan dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang.
Selain itu kenaikan debit air Sungai Kampar juga disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
Para peternak ikan keramba ini mulai beberes mengamankan kerambanya agar tidak mengalami kerugian besar jika debit air Sungai Kampar terus meningkat.
"Para peternak keramba sudah mulai mengemaskan serta mengamankan keramba karena kenaikan ketinggian air di Sungai Kampar," ungkap Babinsa Koramil 01/Bkn Kodim 0313/KPR Serka Cipto Wibowo, Rabu (27/12/2023).
Ia mengatakan dirinya bersama Bhabinkamtibmas bersama membantu para peternak mengamankan keramba yang berada di dibawah Jembatan Merangin Kampar.
Selain itu juga dilakukan kordinasi dan tindakan tanggap darurat membantu amankan keramba apung masyarakat yang terbawa arus sungai.
Baca Juga: Lagu Minang Elsa Pitaloka Galak di Pasandiangan, Ini Lirik Lagu Lengkap Uda Babimbiang Tangan
Petani keramba menjadi lini usaha yang sangat terdampak jika Sungai Kampar meluap.
Serka Cipto Wibowo menyampaikan imbauan agar warga tetap waspada menghadapi kondisi banjir.
Baca Juga: 9 Kecamatan di Rohil Dilanda Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah