berita

Kepala BKKBN RI Apresiasi Rumah Singgah Stunting Desa Debut Maluku Tenggara

Rabu, 29 Mei 2024 | 15:41 WIB
Kepala BKKBN,Penjabat Bupati Malra dan Plt.Kepala BKKBN Provinsi Maluku foto bersama dengan penerima bantuan keluarga resiko stunting Desa Debut. foto : Rikhard/Mc.Malra

Baca Juga: Dramanya Sukses Besar Hingga Banyak Dijodoh-Jodohkan Penggemar, Kim Hyeyoon Ungkap Dirinya dan Byun Wooseok Hanya Rekan Kerja

Dia berharap, Desa Debut sebagai kampung keluarga berkualitas harus terus melestarikan kearifan lokal dan budaya sehingga kegiatan gotong royongnya maju.

Jika semuanya telah dilakukan dengan semangat kebersamaan maka akan memperoleh rekomendasi dari pemerintah.

Pemerintah mempunyai program meningkatkan kualitas generasi muda, mencegah stunting.

Baca Juga: Pj Bupati Nganjuk Melantik Pramuka Garuda Golongan Penggalang dan Penegak

Stunting membuat orang pendek dan otaknya tidak berkembang dengan baik, oleh karena itu kecerdasannya kurang.

Untuk mencegah stunting,keluarga harus mempersiapkan kehamilan sampai menyusui dengan bijaksana agar anak lahir sehat dan kemudian cerdas.

Kalau cerdas maka anak itu akan membangun Desa Debut, membangun Maluku Tenggara dan membangun bangsa dengan sangat produktif.

Baca Juga: MKKS SMK Swasta se-Kabupaten Tuban Gelar Doa Bersama

“Arahan Presiden Joko Widodo, stunting harus serendah mungkin, target nasional adalah 14 persen” imbuhnya.

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di desa diketuai kepala desa, TPPS kecamatan diketuai camat dan kemudian koordinasi dengan lintas sektor seperti pertanian, gizi,Puskesmas,TNI-Polri secara bersama-sama diajak untuk mencegah stunting.

Pengaruh stunting yang paling besar selain makanan adalah faktor lingkungan.

Baca Juga: BPKPAD Tuban Permudah Stakeholders Serahkan Asetnya ke Pemkab

Hasto menambahkan secara medis jarak kehamilan seorang ibu minimal 3 tahun dan maksimal 5 tahun. Terlalu dekat jarak kehamilan berpeluang menyebabkan anak terkena stunting karena anak pertama belum terurus dengan baik, sudah lahir anak berikutnya.

Kegiatan dihadiri antara lain Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN,Direktur Bina Pelayanan KB wilayah khusus,Penjabat bupati Maluku Tenggara,Kasie Pers Kagrem 151 Binaiya Kodam XVI Pattimura,Plt.Kepala BKKBN Provinsi Maluku,Penjabat Ketua TP PKK Malra,Camat Manyeuw dan Kepala Ohoi Debut.

Halaman:

Tags

Terkini