berita

Kemenag Terapkan Skema Tanazul untuk Kurangi Kepadatan Mina, 30 Ribu Jemaah Akan Kembali ke Hotel

Rabu, 28 Mei 2025 | 15:22 WIB
Potret tenda jemaah calon haji yang ada di Mina. (Instagram/kemenag_ri)

RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menerapkan skema tanazul guna mengurai kepadatan jemaah calon haji di Mina.

Dalam skema ini, sebagian jemaah tidak akan menginap di tenda-tenda yang tersedia, melainkan akan kembali ke hotel yang berada di sekitar Jamarat, tempat melempar jumrah, saat tengah malam.

Menurut Menteri Agama, Nasaruddin Umar, skema tanazul akan melibatkan sekitar 30 ribu jemaah calon haji Indonesia.

Baca Juga: Siapkan Tenda Mewah dan Adem! Syarikah Berlomba Berikan Layanan Spesial untuk Jemaah Haji Indonesia

“Langkah skema tanazul ini kami ambil untuk mengurangi kepadatan tenda Mina,” ujar Nasaruddin usai sidang Isbat awal Zulhijjah di Jakarta, Rabu (28/5/2025), dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

“Bahkan, lokasi hotel lebih dekat ke tempat lontar jumrah dibandingkan kemah di Mina. Ini ikhtiar kami agar jemaah lebih nyaman dan ibadah lebih lancar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan perkembangan penyelesaian masalah yang muncul selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Alhamdulillah, hingga saat ini penyelenggaraan haji berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kekurangan kecil yang sempat muncul dapat kami atasi dengan cepat,” tuturnya.

Baca Juga: Cuaca Panas Hingga 50°C, Jemaah Calon Haji Disarankan Beristirahat di Tenda

Salah satu langkah yang tengah diupayakan oleh Kemenag adalah penggabungan pasangan jemaah calon haji yang sebelumnya terpisah karena berbeda Syarikah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tengah berkoordinasi dengan pihak Syarikah agar pasangan jemaah bisa bersama dalam menjalankan ibadah, khususnya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Tags

Terkini