RIAUMAKMUR.COM - Berbagai upaya nampaknya tengah diupayakan penyelenggara pemilihan umum, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung pada tahun 2024.
Salah satunya dengan menyediakan fasilitas penunjang bagi pemilih yang memiliki kendala.
KPU Jakarta sebagai bentuk terobosan saat ini tengah menyiapkan surat suara yang dilengkapi huruf braile.
Baca Juga: Kesbangpol Kepulauan Meranti Sebut Kepulauan Meranti Rawan Peredaran Narkoba
Terobosan ini diharapkan dapat membantu pemilih yang mengalami kondisi tunanetra bisa ikut serta memilih tanpa perlu bantuan.
"Iya, surat suara untuk pemilih disabilitas sensorik netra nanti dibuat huruf awas. Selain itu, kami akan mempertegas huruf braille yang dapat diraba oleh jari,” ujar anggota KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrikllah, Kamis (20/7/2023).
Ia menyebut bahwa fasilitas ini disediakan untuk membantu pemilih disabilitas khususnya tuna netra.
Meski ini sudah mendapat persetujuan untuk di realisasi, tetap ia belum bisa memastikan berapa banyak nantinya kertas suara dengan huruf braille disediakan.
Braille adalah sistem tulisan dan cetakan berdasarkan abjad Latin. Sistem tulisan ini dibuat untuk para tunanetra.
Fikri memaparkan bahwa di DKI Jakarta dari pendataan ada 24.197 orang dengan kondisi disabilitas fisik, 22.871 dalam kondisi disabilitas mental.
Baca Juga: Satlantas Polres Rohil Gelar Kampanye Keselamatan ke Pengendara
Dari jumlah itu, jumlah sensorik netra sejumlah 3.958 pemilih, disabilitas intelektual sejumlah 1.051 pemilih, dan sensorik rungu sejumlah 735 pemilih.
Dengan upaya menyediakan surat suara berhuruf braile dihara akan dapat membantu para pemilih tersebut.