Ini Tiga Sentimen Pasar Modal Perlu Diperhatikan Pekan Ini

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Senin, 11 September 2023 | 21:32 WIB
ilustrasi saham
ilustrasi saham

RIAUMAKMUR.COM - Ada tiga sentimen market pada minggu ini perlu diperharikan para investor.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani, Senin (11/9/2023) menjelaskan inflasi Amerika, produksi industri China dan neraca perdagangan Indonesia perlu jadi perhatian yang akan mempengaruhi IHSG.

Menurutnya, Inflasi Amerika pada Juli yang berada di level 3,2% YoY dan masih jauh dari target yang ditetapkan yang berada di level 2%, terangnya, akan sangat berpengaruh terhadap kebijakan suku bunga The Fed yang akan ditentukan pada 21 September mendatang.

Baca Juga: Pengunjuk Rasa GMRB Minta Wabup Rohil Diperiksa

Sementara terkait produksi industri China, dalam 4 bulan terakhir trend cenderung menurun secara bulanan yang disebabkan kenaikan aktivitas manufaktur yang lebih lambat.

Ini mendukung data bahwa ekonomi China memang sedang melambat dan tidak hanya terjadi pada sektor propertinya.

Menariknya, meski ekonomi China sedang melambat, dari dalam negeri neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus dalam 39 bulan terakhir dan diprediksi masih akan mencatatkan surplus yang disebabkan peningkatan ekspor komoditas seperti nikel seiring harga komoditas global yang masih tinggi.

Baca Juga: Profil Jimin BTS: Jejak Karier Sang Vokalis dan Penari Berbakat

Berdasar data-data ekonomi dan sejumlah sentimen tersebut Dimas merekomendasikan 5 saham untuk trading pada minggu ini hingga 15 September 2023 yakni Buy on Pullback BBNI (Support: 8.900, Resistance: 10.000), Buy on Pullback GOTO (Support: 89, Resistance: 108), Buy on Pullback MEDC (Support: 1.310, Resistance: 1.790), Buy on Pullback PTPP (Support: 630, Resistance: 825) dan Buy TPMA (Support: 555, Resistance: 700).

Dirinya menambahkan IHSG ditutup di level 6.925 atau melemah tipis sebesar -52 poin atau -0.75% pada akhir perdagangan pekan lalu.

Ada sejumlah sentimen yang memengaruhi market pada minggu lalu.

Baca Juga: Sukses Bikin Baper di My Journey to You, Penggemar Harap Cheng Lei dan Lu Yuxiao Disatukan Lagi di Drama Baru

Ia menyebutkan ada tiga sentimen pada minggu lalu yakni Neraca dagang China, Pemangkasan produksi oleh OPEC+ dan Indeks FTSE low carbon.

Terkait neraca dagang China, terangnya, China sebagai partner dagang terbesar Indonesia ini mencatatkan surplus sebesar USD 68,36 bio (<73,9 bio konsensusnya).

"Namun perlu dicatat surplus neraca perdagangan yang terjadi di China untuk Agustus merupakan surplus terkecil dalam 3 bulan terakhir yang disebabkan oleh penurunan ekspor yang lebih dalam dibanding impor dipicu oleh lemahnya permintaan dari dalam negeri maupun mitra dagang luar negeri China," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X