Terakhir, penyampaian SPT bea meterai untuk masa pajak Desember 2024 serta Januari, Februari, dan Maret 2025.
Penghapusan sanksi itu berlaku untuk pembayaran atau pelaporan yang dilakukan pada masa setelah jatuh tempo hingga tenggat waktu.
Untuk PPh dan bea meterai, rincian tenggat waktunya adalah tanggal terakhir pada bulan setelah masa pajak. Rinciannya, 31 Januari 2025 untuk masa pajak Desember 2024, 28 Februari 2025 untuk masa pajak Januari 2025, 31 Maret 2025 untuk masa pajak Februari 2025, dan 30 April 2025 untuk masa pajak Maret 2025.
Sementara untuk PPN dan PPnBM, tenggat waktunya yaitu tiap tanggal 10 pada dua bulan setelah masa pajak. Rinciannya, 10 Maret 2025 untuk masa pajak Januari 2025, 10 April 2025 untuk masa pajak Februari 2025, dan 10 Mei 2025 untuk masa pajak Maret 2025.
Artikel Terkait
DJP Buka-Bukaan Soal Pajak Sawit Riau yang Masih Jadi Andalan Penerimaan, Ini Penjelasannya
DJP Angkat Suara Soal Heboh Harga Tiket Konser Coldplay Mahal
DJP Riau Sita 20 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp6,85 Miliar
DJP Riau Sita Aset 14 Wajib Pajak dengan Total Rp3,69 Miliar
Penerimaan Pajak Kanwil DJP Riau Capai Rp10,30 Triliun per Juni 2023
Kantor Pajak Akan Jadi Sepi, DJP Akan Keluarkan Core Tax Administration System
DJP Riau Sita 26 Aset Nunggak Pajak Senilai Rp6,2 M
Terima 310.440 SPT, Kanwil DJP Riau Apresiasi Seluruh Wajib Pajak
Jangan Tertipu! DJP Minta Wajib Pajak Waspada Modus Penipuan Baru yang Mengancam Minta Pelunasan Tunggakan
UMRI Terima Penghargaan Terbaik Satu Tax Center di Wilayah Kerja Kanwil DJP Riau
Penerimaan Pajak Riau Tembus Rp18,7 Triliun, DJP Riau Targetkan 100% Penerimaan Pajak di 2024
Bantu Tingkatkan Kesadaran Pajak, Kanwil DJP Riau Apresiasi 22 Tax Center di Riau
DJP Catat Penerimaan Pajak Riau Tembus Rp18,7 Triliun