PEKANBARU - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Dr Hendri Sayuti MAg, mendorong para kader Muhammadiyah untuk terjun berpolitik dalam menyonsong Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan Dr Hendri Sayuti dalam diskusi PW Pemuda Muhammadiyah yang bertajuk Diskusi Politik Kebangsaan Menyonsong Pemilu Tahun 2024, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Riau, Rabu (3/5/2024).
Dr Hendri Sayuti menegaskan, dirinya tidak pernah menemukan adanya larangan untuk para kader Muhammadiyah, yang melakukan kegiatan politik praktis.
Baca Juga: Jaga Nama Baik di Pemilu 2024, Kader Muhammadiyah Dilarang Bawa-bawa Nama Simbol Organisasi
"Yang tidak boleh itu membawa Muhammadiyah kepada politik kepartaian atau Muhammadiyah mendukung partai politik tertentu," ujar Hendri.
Lebih lanjut, ia berharap agar para kader dapat ambil bagian sebagai calon legislatif dari partai manapun yang ikut dalam Pemilu 2024. Ia juga meminta kepada Pemuda Muhammadiyah Riau agar menginventarisir dan melakukan riset terkait hal itu.
"Saya berharap para kader sekalian ikut serta dalam pemilihan calon anggota legislatif dari partai politik manapun dalam pemilu 2024. Saya juga minta pemuda Muhammadiyah agar menginventarisir sesiapa saja kader yang ikut dalam kontestasi itu. Saya juga memandang pemuda Muhammadiyah perlu melakukan riset terkait itu," terangnya.
Hendri Sayuti juga menekankan, Muhammadiyah harus mengambil momentum dalam kontestasi politik yang sebentar lagi akan digelar, mengingat selama ini gerakan Dakwah Muhammadiyah hanya berpusat di sektor pendidikan, ekonomi dan kesehatan dan masih minim bergerak di bidang politik.
"Selama ini Muhammadiyah lebih berfokus dalam dakwah dibidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan, minim di bidang politik, sekarang ini Muhammadiyah harus mengambil momentum 2024 ini," tutur Dosen UIN Sultan Syarif Kasim ini.
Muhammadiyah Riau juga memandang, jika pada 2024 nanti banyak kader-kader yang berkiprah di ranah-ranah publik, maka itu bisa memperteguh gerakan-gerakan dakwah di Muhammadiyah yang semakin inklusif di tengah-tengah ummat.
Baca Juga: Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, Ungkap Data Jalan Rusak, Netizen: PEKANBARU KOTA SERIBU LUBANG
"Semakin banyak kader yang berkiprah di ranah publik tentu semakin meneguhkan bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah itu insklusif di tengah-tengah ummat," ujar Hendri.
Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Riau Firdaus, SE mengatakan, pihaknya akan menginventarisir dan melakukan riset terkait partisipasi warga Muhammadiyah Riau dalam kontestasi politik ke depan.
Ia juga menegaskan, diskusi bertema politik kebangsaan menyongsong Pemilu Tahun 2024, ataupun diskusi tematik yang digagas oleh lembaganya akan terus dilakukan.
Baca Juga: Gala Premiere Film Buya Hamka, Taufik Arrakhman Berharap Bisa Jadi 'Role Model' Orang Minang
Hadir dalam diskusi tersebut lima puluhan personal PW Pemuda Muhammadiyah Riau dan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Riau.***
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu dan TNI Bersinergi Jaga Hari May Day
Kodim 0313/KPR Adakan Silaturahmi Tiga Pilar, Diikuti Polres dan Pemerintah Kampar
Kantor MUI Diserang, Kaca Gedung Pecah
Gampang Banget, Begini Cara Bersihkan Jok Kulit Mobil
Sengkarut Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur Riau, Tender Bermasalah hingga Dugaan Pakai Tenaga Ahli Palsu
Penyebab Meninggal Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Terungkap dari Hasil Otopsi
Residivis Diamankan Polres Kampar Karena Kasus Pencurian
Kloter Kedua, 56 Warga Riau dari Sudan Tiba di Pekanbaru
Zulfani Pasha, Aktor Ikal di Film Laskar Pelangi Diduga Terlibat Kasus Penipuan Prostitusi Lewat MiChat