“Terlepas dari tantangan-tantangan ini, penting untuk menyadari peran kesadaran masyarakat dalam mengatasi masalah Mpox di Indonesia dan Asia TenggaraTenggara," kata Dr Hanny.
"Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gejala-gejala penyakit ini, dan mendidik masyarakat tentang cara melindungi diri dari infeksi, kita dapat mengurangi penyebaran penyakit dan meningkatkan hasil bagi mereka yang terinfeksi,” kata Dr Hanny.
Dr Hanny mengingatkan bahwa banyak penderita Mpox memiliki gejala ringan, yang mungkin tidak cukup parah sehingga memerlukan perhatian medis.
Hal ini dapat mengakibatkan penyakit ini terabaikan, karena orang mungkin berasumsi bahwa gejalanya tidak serius dan akan sembuh dengan sendirinya.
Namun, kasus Mpox yang ringan sekalipun dapat menular dan menyebabkan penyebaran penyakit, serta berakibat fatal terutama pada pasien dengan imunitas rendah.
PB IDI juga menilai bahwa perlu dikembangkan penelitian lebih lanjut untuk pengendalian Cacar Monyet ini.
Banyak pemerintah di kawasan Asia Tenggara yang kurang memperhatikan masalah penelitian.
Hal ini menyulitkan organisasi layanan kesehatan untuk menerapkan langkah-langkah pengendalian yang efektif dan melakukan penelitian yang diperlukan mengenai pengobatan dan vaksin.
Selain itu, Mpox sering kali mendapat prioritas rendah dari berbagai organisasi dan tidak dipandang sebagai isu prioritas dibandingkan penyakit lain, seperti HIV/AIDS, tuberkulosis, atau malaria.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta per 27 Okt 2023 :
Terdapat 15 orang dengan kasus positif, dan 1 kasus sembuh (Agustus 2022). Selain itu dari 14 orang kasus positif aktif (positivity rate PCR 44 persen), dimana hampir semua bergejala ringan dan tertular secara kontak seksual.
Data tersebut juga menyebutkan bahwa semua pasien tersebut adalah laki-laki usia 25-50 tahun.
Selain itu, data DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa terdapat 20 orang dengan hasil PCR negatif, dan 2 orang yang masih menunggu hasil PCR.
Dari tanggal 13 Oktober hingga saat ini terdapat 14 orang dengan kasus positif atau terduga positif yang saat ini tengah menjalani isolasi di RS.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI juga telah menyediakan vaksin MPox yang telah diberikan pada 251 orang dari target 495 orang.
Artikel Terkait
Resep Sayur Lodeh Tempe Melinjo Lezat
Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami, Senyum Cerah Tanpa Bahan Kimia Berbahaya
Kulit Pisang Sering Dianggap Sampah, Padahal Bermanfaat, Ini Loh Manfaatnya
Sudah Tahu Belum? Inilah Manfaat Jeruk Lemon untuk Kesehatan
Cara Membersihkan Noda di Pakaian Putih dengan Bahan Alami
Mau Nonton Konser NDX A.K.A? Ini Jadwalnya Selama November 2023
Wajah Imutnya Hilang, Akting Emosional dan Adegan Aksi Chen Zheyuan di Drama White Olive Tree Ini Tuai Pujian
Lirik Lagu Terkesan - Lesti Kejora, Sukses Merajai Trending 2 di YouTube Indonesia Sebelum Dirilis
Solidaritas Palestina: Barak Kopi Galang Dana Rp3 Juta dan Rencana Aksi Selanjutnya
Obsesi Jorge Martin di Sirkuit Buriram Thailand
Bukan Baddie, IVE Menangkan Trofi Inkigayo dengan Lagu Either Way
Jorge Martin Raih Juara di SIrkuit Buriram, Francesco Bagnaia Bersaing Ketat Hingga Akhir Balapan
Deretan Foto Laga Tim Dibela Megawati JungKwanJang Red Spark vs Suwoon Hyundai Hillstate
Puluhan Orang Meninggal Akibat Bencana Kelaparan di Papua
Besok, Guyon Waton Tampil di Wonogiri, Ini Jadwal Lengkapnya hingga Akhir Oktober 2023
Guyon Waton akan Ikut Meriahkan Festival Koplo Indonesia Vol 2 di Pekanbaru, Gabung Bersama NDX A.K.A Dll
Ada Lawan Gak? Album Seventeen 'Seventeenth Heaven' Berhasil Terjual 5 Juta Keping dalam Seminggu di Hanteo
Sinopsis dan Jadwal Tayang Disney Wish: Ceritakan Petualangan Asha yang Penuh Keajaiban
Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Daerah Ini pada 30 Oktober 2023