RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Cuaca ekstrem di Provinsi Riau, bangunan cagar budaya di Kabupaten Kampar tersambar petir.
Masjid Jami Air Tiris tersambar petir pada Selasa (23/1/2024) lalu.
Karena kejadian itu, beberapa bagian dari masjid tua bersejarah itu mengalami kerusakan.
Baca Juga: Jalan Lintas Sunbar - Riau Yang Longsor Sudah Bisa Dilewati Usai Dikerahkan Dua Alat Berat
Masjid Jami Air Tiris ini berada di dekat Pasar Usang Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar.
Masjid bersejarah tersebut memiliki ciri khas tersendiri dari bentuk dan ornamennya.
Beberapa bagian ciri khas -nya ini yang sebagian mengalami kerusakan karena sambaran petir tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen menyebut bahwa kerusakan terjadi dibagian puncak masjid hingga ke ornamen masjid di bagian hulu.
Ada yang retak bahkan pecah ornamen tersebut.
Raja Yoserizal menyebut khusus dalam hal penanggulangan kerusakan dan penggantian ornamen, diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 82 juta dan jika ditambahkan dengan alat penangkal petir atau grounding, maka membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 juta.
"Langkah awal dalam upaya penanganan kerusakan ini tim Disbud Provinsi mendorong agar pengurus masjid mengajukan surat permohonan kepada tiga instansi terkait, dalam hal ini pemkab Kampar, Pemprov Riau dan BPK Wilayah IV," terangnya.
Tak hanya itu, Disbud juga tengah mengupayakan adanya bantuan CSR perusahaan.
Artikel Terkait
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Adakan Kontes Foto Kuliner Ramadhan
GPKR Desak Gubernur Riau Syamsuar Buka Ruang Pembahasan Pemajuan Kebudayaan Melayu di Riau
Kabar Baik Buat Para Penggiat Kebudayaan, Kemendikbudristek Buka Kesempatan Meraih Dana Indonesiana
Temui Gubri, Konjen India Bicarakan Investasi Bidang industri dan Kebudayaan
Mendikbudristek RI Apresiasi Pemprov Riau Lakukan Upaya Pelestarian Kebudayaan