RIAUMAKMUR.COM- Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur mendukung langkah untuk realisasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) System yang dirintis dikota Surabaya yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Inggris.
Hal itu selaras dengan pernyataan Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono yang mendukung dibangunnya MRT di Surabaya.
Ketua Komisi D DPRD Jatim, Agung Mulyono mengatakan, pemenuhan hak Masyarakat terhadap kemudahan transportasi sangat penting diwujudkan.
"Tentu kami dukung penuh upaya tersebut dan ini sangat penting sebagai langkah awal untuk mewujudkan moda transportasi massal yang lebih layak lagi," kata Agung Mulyono dikonfirmasi, Rabu (20/3/2024).
Baca Juga: Humas DPRD Riau Pastikan Semua Temuan BPK Sudah Dituntaskan Sesuai Aturan dan Perundang-undangan
Agung yang juga politisi asal Fraksi Demokrat Jatim menjelaskan, peningkatan transportasi umum, merupakan kebutuhan pelayanan publik yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Indonesia. “Hal ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah RPJM 2020-2024 dan Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2022 tentang rencana tata ruang Kawasan Strategis Nasional atau KSN perkotaan,” jelas Agung yang juga alumnus fakultas kedokteran Unair ini.
Pria asal Banyuwangi ini mengatakan, alasan dipilihnya Surabaya untuk pembangunan MRT ini karena sebagai kota Metropolitan yang sangat mendesak sekali membutuhkan alat transportasi massal demi memenuhi kebutuhan publik yang sangat padat. “Roda ekonomi di Surabaya sangat tinggi sekali dan tentunya sangat dibutuhkan alat transportasi yang memadai dan layak untuk kepentingan publik,” terangnya.
Menurutnya, dengan adanya MRT di Surabaya tersebut, tentu akan berimbas baik pada wilayah aglomerasi dan tentunya akan berimbas pada sektor ekonominya juga. “Mobilisasi daerah yang merupakan bagian wilayah anglomerasi tentunya akan berimbas adanya peningkatan ekonomi daerah tersebut,” pungkas ýAgung yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini.
Baca Juga: Ketua Repdem Jadi Anggota DPRD Pelalawan, PDIP Tumbangkan Golkar di Pelalawan
Seperti diketahui, MRT telah dilakukan kajian Pra FS oleh JICA. Lalu, pada Desember 2023, Pemerintah Inggris berkomitmen untuk membantu melanjutkan kajian FS tersebut untuk pembangunan MRT.
Studi kelayakan MRT Surabaya dilakukan oleh konsultan Inggris, Mott Macdonald Ltd dan Pricewaterhouse Coopers (PwC) yang dimulai pada Januari hingga Desember 2024.
DprBaca Juga: Golkar Ingin Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau yang Direbut PDIP, Sebut Ada Kecurangan di Rohul
Surabaya sendiri menjadi salah satu dari prioritas kajian Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) di wilayah Gerbangkertosusila (Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo - Lamongan) yang disusun Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibantu Bappenas. ***
Artikel Terkait
Pemprov Kalsel Siap Cairkan THR 2024 untuk ASN
Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat, Samsat Pembantu Hadir di Wonosari Boalemo
Pesawat Susi Air Terbang Perdana dari Bandara Rembele, Pj Bupati Bener Meriah: Semoga Berdampak ke Ekonomi Masyarakat
Kunjungi Pengungsi Banjir Demak, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Sampaikan Keprihatinan
BPJS Kesehatan Tetap Layani Peserta JKN Selama Libur Lebaran di Aceh
Wabup Pohuwato Apresiasi Penjagub Gorontalo yang Tuntaskan Pembangunan Bandara Pohuwato
Syuting Selesai, Legend of the Female General Siap Sajikan Kemegahan Perang Hingga Kisah Romansa Klasik Zhou Ye dan Cheng Lei
Majelis Adat Dayak Nasional Kawal dan Dukung Pembangunan IKN
Proses Pelebaran Jalan Pronojiwo - Turen Diproyeksikan Rampung Oktober 2024
Kadinkes Klaim Kasus Stunting di Donggala Menurun