Baca Juga: BPJS Kesehatan Tetap Berikan Layanan saat Libur Lebaran
Cerita lainnya, ada dai yang mesti pindah antar pulau untuk berdakwah. Kalau kemalaman, mesti menunggu kapal hari berikutnya, atau melewati hutan belantara yang jarang dilalui dan rawan dengan hewan buas.
Sebagian putra daerah yang dikader, tidak mau kembali ke kampung halamannya. "Kondisi yang sangat menyedihkan, ada yang murtad karena problem ekonomi. Dan parahnya, masyarakat di sekitarnya tidak peduli," keluh para Dai tersebut.
Ketua Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), Ustad Alnof Dinar Lc berharap, Baznas Provinsi Riau bersama Laznas dan Stakeholder, bisa berkoordinasi dan bersinergi dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi para pegiat dakwah.
Sebagai bagian dari ikhtiar mengurai sebagian permasalahan dakwah pedalaman, YTWU serahkan Wakaf Pembangunan Sarana Pendidikan Islam kepada Ustadz Haikal Rahman, Dai Cordofa yang berdakwah untuk suku Anak Laut, di Concong Kabupaten Indragiri Hilir Riau, senilai Rp 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah).
"Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Madrasah Diniyah Nurul Huda Concong Luar Kabupaten Indragiri Hilir, Riau," tutup Alnof. ***
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Dorong Penggunaan Aplikasi Mobile JKN untuk Kemudahan Peserta
BPJS Kesehatan Tetap Berikan Layanan saat Libur Lebaran
The Story of Pearl Girl Bagikan Trailer Perdana, Visual Zhao Lusi Dalam Balutan Hanfu Dinasti Tang Banjir Pujian
Perlahan Tapi Pasti! Album Baru XODIAC XOUL DAY Cetak Rekor Pribadi Baru dan Berhasil Capai Hampir 25 Ribu di Minggu Pertama Penjualannya
Tiga Daerah di Riau Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
Masyarakat Pelalawan Antusias Sambut Safari Ramadan Pemprov Riau
Wamenhan Jepang Mitra Lama Indonesia Bidang Pertahanan
Disnaker Pekanbaru Buka Posko Pengaduan THR 2024
Lewat Kampung Pancasila, Personel Satgas Pamtas Jadi Guru di Wilayah Terpencil
WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru Diajarkan Beternak Ayam dan Bebek Petelur