Kepala BPBD Inhil: Pascalongsor, Retakan Jalan Parit Enam Tembilahan Semakin Parah

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Jumat, 12 Juli 2024 | 11:48 WIB
Longsor yang terjadi di Parit Enam Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Longsor yang terjadi di Parit Enam Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

RIAUMAKMUR.COM - Longsor yang terjadi di Parit Enam Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Senin (8/7/24) lalu tak hanya berdampak pada kerusakan rumah.

Kini kerusakan jalan lintas yang merupakan akses satu-satunya dari arah Rengat menuju Kota Tembilahan sudah semakin parah. Abrasi yang telah menggerus tanah di bibir tebing jalan mengakibatkan retakan badan jalan semakin menganga.

"Ya semakin parah retakannya," kata Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah, Kamis (11/7/24).

Baca Juga: Pj Gubri SF Hariyanto Serahkan Penghargaan kepada Sejumlah Sekolah di Riau

Untuk mencegah jalan tak semakin tergerus ambrol ke sungai, tiang-tiang berupa kayu dipancangkan di retakan badan jalan. Pekerjaan ini pun sudah dimulai sejak kemarin. Kerusakan badan jalan tersebut diperkirakan mecapai lima puluhan meter. 

Ada pun solusi agar lalu lintas tetap bisa berjalan, pihak Balai Jalan dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) sedang membuat jalan disamping badan nasional yang sudah tak bisa dilalui tersebut.

"Alat beratnya besok baru mulai didatangkan, untuk membuat jalan baru tersebut," jelas Arliansyah lagi.

Baca Juga: 5.210 Mahasiswa Kukerta UNRI Resmi Mengabdi ke Masyarakat

Arliansyah berharap, akan ada solusi jangka panjang oleh pihak terkait. Baik soal turap mengantisipasi runtuhmya badan jalan mau pun jalan secara permanen. Apalagi jalan ini merupakan akses satu-satunya dari arah Rengat menuju Kota Tembilahan.

Sebagai informasi tambahan, kejadian longsor akibat abrasi sungai di Parit Enam Tembilahan Hulu pada pada Senin (8/7/24) lalu tersebut mengakibatkan sebanyak lima rumah rusak berat satu lagi rusak sedang. Total ada 16 jiwa terdampak dengan jumlah enam kepala keluarga. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X