RIAUMAKMUR.COM - Belum lama ini, kasus BBM oplosan dan Minyakita oplosan membuat masyarakat geram.
Rupanya, kecurangan beberapa oknum tak hanya sampai di situ.
Belum lama ini, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah mengungkap kasus besar pengoplosan gas LPG bersubsidi 3 kg ke dalam tabung gas non-subsidi 12 kg dan 50 kg.
Kasus ini terjadi di tiga lokasi utama, yaitu Bekasi, Bogor, dan Tegal, dengan total keuntungan yang diraup pelaku mencapai Rp10,18 miliar.
Dalam konferensi persnya, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin menegaskan bahwa praktik ilegal ini telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Di Bekasi dan Bogor, operasi pengoplosan ini berjalan selama tujuh bulan terakhir, sementara di Tegal berlangsung hingga satu tahun.
"Kasus ini bukan hanya tentang kerugian negara, tetapi juga terkait keuntungan besar yang diperoleh pelaku," ujar Brigjen Nunung dikutip pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Berdasarkan perhitungan kepolisian, sindikat di Bekasi dan Bogor meraup keuntungan sekitar Rp714,28 juta per bulan, sehingga dalam tujuh bulan totalnya mencapai Rp5 miliar.
Sementara itu, di Tegal yang beroperasi selama setahun penuh, keuntungan per bulannya diperkirakan mencapai Rp432 juta dengan total Rp5,18 miliar.
Namun, selain kerugian negara, kasus ini juga menimbulkan risiko besar bagi masyarakat.
Pengoplosan LPG tanpa prosedur keamanan yang benar dapat menyebabkan kebocoran gas dan ledakan, yang berpotensi membahayakan nyawa banyak orang.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lebih luas yang terlibat dalam operasi ilegal ini.
Kasus Oplosan LPG di Bali
Selain di Jawa Barat dan Jawa Tengah, praktik serupa juga ditemukan di Bali.
Empat orang tersangka telah ditangkap terkait kasus ini, dengan modus operandi yang sama, yaitu membeli LPG 3 kg bersubsidi lalu memindahkannya ke tabung non-subsidi.
Artikel Terkait
Masak Tenang dengan LPG "Melon" Andalan Dapur, Ini Prosedur Pembeliannya
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sediakan Modular Pertashop, Mudahkan Akses BBM dan LPG di Jalur Strategis Selama Nataru
Satgas Nataru Pertamina Catat Kenaikan 9,4% Konsumsi LPG Rumah Tangga di Riau, Tertinggi di Sumbagut
Pertamina Tambah Pasokan Jutaan Tabung LPG 3 Kg
Pertamina Bantah Kabar LPG 3 Kg Pink Nonsubsidi Gantikan Gas Melon
Pangkalan Resmi Siap Layani Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman
Tenang! Menteri ESDM Pastikan UMKM di Riau Tak Kehilangan LPG 3 Kg
Menteri ESDM Sidak Pangkalan LPG 3 Kg di Pekanbaru, Pastikan Distribusi Lancar dan Harga Stabil
Menteri ESDM Ancam Cabut Izin Pangkalan Pertamina yang Jual LPG 3 Kg di Atas HET
Tak Lagi Bergantung LPG 3 Kg, Warga Siak Nikmati Kemudahan Jargas Rumah Tangga
Bantah Isu Oplosan, Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi