Cemburu Bakal Ditinggal Nikah, Pria di Jambi Racuni Kekasih Sesama Jenis hingga Tewas, Ternyata Warga Riau

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 18 Juni 2025 | 19:55 WIB
Foto ilustrasi - Seorang pria tewas diracun pasangan sesama jenisnya di Kota Jambi. (freepik.com)
Foto ilustrasi - Seorang pria tewas diracun pasangan sesama jenisnya di Kota Jambi. (freepik.com)

RIAUMAKMUR.COM - Warga Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi digemparkan oleh kasus pembunuhan berencana bermotif asmara sesama jenis.

Seorang pria berinisial RH (23) ditemukan tewas usai menenggak kopi yang telah dicampur racun sianida oleh kekasihnya sendiri, AFY (21), pada akhir pekan lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung, mengungkapkan bahwa pelaku dan korban merupakan warga asal Riau yang telah menjalin hubungan asmara selama empat tahun.

Baca Juga: Pernikahan Sesama Jenis Terjadi di Cianjur, Foto KTP Masih Mengenakan Kerudung

“Motif dari pelaku adalah rasa cemburu karena korban akan segera menikah dengan orang lain,” kata Hendra, Rabu (18/6/2025).

Dalam penyelidikan, diketahui bahwa AFY memancing RH untuk datang ke tempat kosnya di Kelurahan Payo Lebar dengan dalih ingin berhubungan intim. Di lokasi itulah AFY menyuguhkan kopi yang telah dicampur dengan zat kimia beracun.

"Pelaku menyiapkan kopi yang sudah dicampur dengan racun jenis sianida. Racun tersebut dibeli pelaku secara daring (online) beberapa waktu sebelumnya," jelas Hendra.

Hasil uji laboratorium mengonfirmasi adanya zat kimia sianida dalam tubuh korban, yang menguatkan dugaan bahwa peristiwa ini merupakan pembunuhan berencana.

“Ini murni pembunuhan berencana. Pelaku sudah merancang segalanya, dari membeli racun hingga memancing korban ke kosannya,” tegas Hendra.

Saat ini, pelaku AFY telah diamankan di Mapolresta Jambi dan dijerat pasal pembunuhan berencana sesuai KUHP dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan bermotif asmara di Indonesia, dan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap hubungan yang berpotensi berujung pada kekerasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X