Baca Juga: Nindy Ayunda Bantah Dirinya Terlibat Pada Kasus Senpi ILegal Dito Mahendra
Terkait kabar yang beredar bahwa masyarakat di Desa Bantan Tua mengalami kesulitan ekomomi sehingga warga kelapran, pihak Diskominfo Bengkalis merilis pernyataan warga yang diduga ikut mengambil daging terkontaminasi sampah tersebut.
Berdasarkan rilis yang dimuat di website Diskominfotik Bengkalis, dikabarakan bahwa salah satu warga Desa Bantan Tua kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Hasnah yang ikut berebut mengambil daging sitaan tersebut mengaku ikut bersama-warga yang lain mengambil bungkusan daging namun keinginannya mengambil daging yang dimusnahkan tersebut hanya untuk suka-suka bukan karena keadaan ekonominya
"Suka-suka aja pak tengok orang-orang ramai ngambil daging, saya pun ikut juga mengambil padahal saya bukan makan daging rencana mau dikasi makan hewan peliharaan saya dirumah," ungkapnya seperti ditulis pada rilis tersebut.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Menggombal Marshanda di Kolom Komentar
Menurut warga bernama Hasanah tersebut dirinya tak merasa kekurangan dan masih tercukupi kebutuhannya, ditambah lagi bantuan dari pemerintah terus ia terima.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis Atas apa yang dilakukan tersebut hingga menjadi viral dan menuai berbagai tanggapan negatif dari masyarakat.
Perlu diketahui bahwa pemerintah daerah kabupaten Bengkalis dalam hal ini ibu Bupati Kasmani dan Bagus Santoso cukup memperhatikan kondisi warganya terutama warga yang kurang mampu, dan banyak sekali bantuan yang ia berikan agar masyarakat miskin atau kurang mampu yang ada di Kabupaten Bengkalis khususnya di Desa Bantan Tua melalui program-program bantuan sosial.
Artikel Terkait
Cara Membuat Tongseng Daging Ayam
Sejumlah Pasar di Bengkalis di Razia Setelah Beredarnya Video Viral Sejumlah Orang Berebut Daging Ileg di TPS
Viral Warga Bengkalis Berebut Pungut Daging Sitaan Bea Cukai dari Tumpukan Sampah, Ini kata Polisi
Polisi Timbun Kembali Daging Sitaan Bea Cukai yang Dipungut Warga dari TPA Bengkalis
Masyarakat Jadi Pemulung Daging Hasil Tangkapan Bea Cukai, DPRD Riau Kesal