RIAUMAKMUR.COM - Pengamat sepak bola, Ario Yoshia, mencium adanya sedikit gejolak antara pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan PSSI. Hal itu disampaikannya pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Kamis (31/10/2024).
Menurut dia, hal itu terjadi setelah pelatih Shin Tae-yong (STY) tidak mendaftarkan Eliano Reijnders pada laga melawan Tiongkok. Padahal, PSSI sudah bersusah payah mempercepat proses naturalisasi Eliano agar bisa dimainkan pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, STY malah mencoretnya dan menggantikannya dengan Asnawi Mangkualam yang justru bermain kurang memuaskan. "Imbasnya penampilan Timnas Indonesia di sisi yang seharusnya diisi Eliano menjadi tidak maksimal," ujarnya.
Baca Juga: Komitmen Hilirisasi Rumput Laut lewat Inovasi Riset Bioindustri
Inilah yang kemudian membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta evaluasi pasca-kekalahan melawan Tiongkok. "Intinya, Pak Erick meminta STY tidak melakukan uji coba atau bongkar pasang pemain," ucapnya.
Menurut Aria, permintaan Erick cukup beralasan mengingat sangat penting meraih poin pada babak kualifikasi tersebut. Apalagi banyak yang beranggapan seharusnya Timnas bisa menang melawan Tiongkok dan meraih poin tiga.
"Setelah Tiongkok kita harus menghadapi lawan yang tidak mudah yakni Jepang dan Arab Saudi," ujarnya. Jepang merupakan langganan Piala Dunia sementara Arab Saudi juga tidak bisa dianggap enteng meskipun performanya sedang turun.
Baca Juga: Pjs Walkot Tangsel Tutup SMPN 8 Dua Pekan
Ario memprediksi Timnas sulit mengalahkan Jepang, bahkan kemungkinan akan kalah. Sedangkan melawan Arab Saudi, dia memperkirakan akan berlangsung imbang meskipun mereka tidak dalam kondisi yang bagus.
Skuad Garuda akan menjamu Jepang pada 15 November 2024 dan Arab Saudi pada 19 November 2024. Kedua pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.