berita

Menpar Undang UEA Perbanyak Investasi di Sektor Pariwisata

Senin, 25 November 2024 | 13:15 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kiri) bersama Abdulla Bin Touq Al Marri selaku Minister of Economy UAE (kanan). (Antara)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja luar negeri ke Uni Emirat Arab (UEA). Serta mengundang investor dari negara itu untuk memperbanyak investasi di sektor pariwisata Indonesia yang semakin prospektif.

Widiyanti melakukan pertemuan bilateral dengan Abdulla Bin Touq Al Marri selaku Minister of Economy UAE. Selain itu, Widiyanti juga bertemu dengan Nirvana Travel & Tourism, Haliburg Group, dan Etihad Airways di Abu Dhabi, UEA.

"Dalam kunjungan kerja ke Abu Dhabi, saya menyaksikan langsung potensi besar wisatawan dari UEA ke Indonesia. Pada tahun 2023, realisasi investasi sektor pariwisata dari UEA ke Indonesia naik cukup signifikan," kata Widiyanti dalam keterangannya, Minggu (24/11/2024). 

Baca Juga: Kagumi Lebu Digital Desa Cangkingan Indramayu, Pjs Bupati: Pemdes Harus Akrab dengan Dunia

Pada tahun 2023, angka investasi UEA mengalami lonjakan hampir 6 kali lipat dari tahun 2022 dari sektor bisnis teratas adalah restoran, kegiatan biro perjalanan, dan hotel berbintang.

Untuk realisasi tahun 2024, tercatat sebesar 1,8 juta dolar Amerika Serikat (sekitar Rp28,5 miliar) telah dikucurkan dengan profil dan cakupan yang sama.

"Ini berarti bahwa dalam tiga tahun terakhir, investasi UEA mencapai 5,66 juta dolar Amerika Serikat (Rp89,8 miliar). Serta memberikan peluang lebih lanjut bagi para investor di UEA untuk memperluas portofolio mereka," ujarnya.

Baca Juga: Jalan Terjal Menuju Swasembada Pangan

Pada kesempatan tersebut, Widiyanti juga mempromosikan sejumlah destinasi wisata di Indonesia yang dapat dikunjungi oleh wisatawan UEA. Dia juga mengajak investor-investor di UEA untuk menanamkan lebih banyak investasinya di sektor pariwisata Indonesia yang semakin kondusif dan prospektif.

"Saya optimistis dengan kolaborasi ini akan semakin memperkuat kerja sama di bidang pariwisata. Bagi Indonesia dan UEA di masa depan," ucapnya. 

Widiyanti mengungkapkan bahwa pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan penopang ekonomi Indonesia. Sekaligus kontributor utama terhadap realisasi investasi nasional di tahun 2023.

Baca Juga: Dave Laksono Apresiasi Kewibawaan Presiden di Kancah Internasional

Oleh karena itu, Widiyanti mengajak para investor untuk tidak ragu menanamkan investasinya di Indonesia. Khususnya di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan sepuluh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

DPSP dan KEK tersebut merupakan lokasi ikonik yang mewakili hal terbaik yang ditawarkan negara kita dan menjadi prioritas untuk pengembangan lebih lanjut. Dari pengembangan infrastruktur hingga penyelenggaraan acara dan promosi yang lebih gencar, area-area itu dipersiapkan untuk pengembangan di bidang pariwisata, perhotelan, dan industri pendukung.

"Semua inisiatif ini merupakan cerminan negara yang tidak hanya terbuka untuk bisnis, tetapi juga siap bermitra dengan investor untuk membangun masa depan yang sejahtera," katanya. 

Halaman:

Tags

Terkini