berita

Indonesia-Amerika Mitra Strategis Majukan Demokrasi dan Kemakmuran

Minggu, 15 Desember 2024 | 20:30 WIB
Menlu Sugiono. (Kemlu RI)

RIAUMAKMUR.COM - Menlu Sugiono menyebut, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) adalah mitra strategis dalam memajukan demokrasi. Keduanya juga menjadi negara pencipta perdamaian. 

“Kedua negara merupakan mitra menciptakan perdamaian dan mendorong kemakmuran. Kedua negara baru saja menyelesaikan pemilu, ini menunjukkan komitmen kedua negara terhadap demokrasi,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam diskusi merayakan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-AS di Jakarta, Jumat (13/12/2024). .

Pernyataan itu juga disampaikan Menlu dalam pertemuannya dengan Menlu Antony Blinken. Pertemuan di sela-sela kunjungan Presiden Prabowo ke Washington, D.C pada 12 November lalu.

Baca Juga: Habiskan Banyak Biaya, Presiden Sarankan Perbaikan Sistem Pemilu

Menlu menambahkan, dalam kunjungan tersebut, Pemerintah AS telah menegaskan dukungannya terhadap program dan prioritas Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo.

“Indonesia siap memperkuat kerja sama antarkedua negara khususnya untuk program-program Asta Cita, di bidang investasi, ketahanan pangan dan energi, transformasi kesehatan dan pendidikan,” katanya. 

Menlu Sugiono menegaskan bahwa Kemitraan Strategis Komprehensif antar kedua negara yang diluncurkan tahun lalu menjadi bukti kedekatan kedua negara. Hubungan diplomatik RI-AS dimulai tanggal 30 Desember 1949.

Baca Juga: Kemenkes: 50 Persen Puskesmas Sediakan Layanan Kesehatan Jiwa

Pada kesempatan yang sama Dubes AS Kamala Lakhdhir mengatakan, selama 75 tahun, Indonesia dan Amerika Serikat telah menjadi sahabat dan mitra. Serta, berkolaborasi dalam berbagai isu penting bagi warga kedua negara.

“Kemitraan kita dibangun atas kesamaan nilai, prioritas untuk mencapai kemakmuran. Kemudian, pembangunan dan juga masyarakat kita,” ucap Dubes Kamala.

Tags

Terkini