RIAUMAKMUR.COM - Masyarakat Jepang menjadi salah satu masyarakat yang memiliki kultur kehati-hatian sangat tinggi, apalagi soal keamanan diri. Seperti menjadi terlalu ramah saja dengan oirang Jepang tidak dikenal bisa berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian.
Pelaporan seseorang terhadap pihak kepolisian di Jepang sangat umum dan mudah terjadi.
Namun pada kabar kali ini hal yang cukup mencengangkan terjadi, bukan objek dilaporkan ditangkap polisi Jepang, melainkan pihak yang melapor ke polisi yang ditangkap oleh pihak keamanan negara tersebut.
Baca Juga: Anggaran BOS Untuk Madrasah Tahun Ini Capai Rp 11.209.573.964.000, Bagaimana Cara Pengawasannya?
Seorang wanita di Jepang diamankan oleh pihak kepolisian karena melapor ke pihak kepolisian.
Mengutip dari Metro.co.uk seorang wanita berumur 51 tahun bernama Niroko Hatagami, warga negara Jepang diamankan pihak kepolisian Jepang Perfektur Chiba.
Wanita ini diamankan setelah melakukan perilaku yang dianggap membuat laporan palsu ke pihak kepolisian setempat.
Baca Juga: Kabar Baik Buat Para Penggiat Kebudayaan, Kemendikbudristek Buka Kesempatan Meraih Dana Indonesiana
Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, wanita ini terhitung sejak Agustus 2020 hingga Mei 2023 telah membuat 2.761 laporan melalui panggilan darurat yang merupakan panggilan darurat palsu.
Pada laporan yang dibuat wanita paruh baya tersebut kepada polisi, ia kerap melaporkan kondisinya yang tidak seperti semestinya laporan yang ia buat.
Laporan seperti mengalami overdosis, sakit perut dan berbagai sakit lainnya menjadi laporan darurat dari wanita 51 tahun tersebut.
Berdasarkan laporan pihak kepolisian tempatan perilaku aneh ini dilakukan wanita tersebut karena rasa kesepian yang dideritanya.
Tingkah aneh wankta ini berakhir setelah ia ditangkap karena membuat laporan palsu tentang peristiwa kebakaran disekitar tempat tinggalnya, padahal kejadian kebakaran tersebut tidak ada.