Paula Verhoeven Ungkap Sudah Ditalak Baim Wong Sejak April 2024, Jalani Co-parenting Jauh Sebelum Resmi Cerai

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Rabu, 23 April 2025 | 10:00 WIB
Paula Verhoeven dan Baim Wong (Kolase dari Instagram @paula_verhoeven dan tangkapan layar YouTube)
Paula Verhoeven dan Baim Wong (Kolase dari Instagram @paula_verhoeven dan tangkapan layar YouTube)

RIAUMAKMUR.COMPerceraian pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven resmi diputuskan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu, 16 April 2025.

Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan bahwa hak asuh kedua anak mereka dilakukan secara co-parenting.

Dengan sistem tersebut, Baim dan Paula berbagi waktu pengasuhan. Anak-anak mereka, Kiano dan Kenzo, akan tinggal bersama Baim selama dua minggu dan dua minggu berikutnya bersama Paula, secara bergantian setiap bulan.

Baca Juga: Sebut Paula Dirugikan, Hotman Paris Dorong Kontroversi Putusan Cerai Baim-Paula Viral di Medsos

Namun ternyata, pola co-parenting itu sudah dijalankan jauh sebelum putusan cerai resmi dijatuhkan.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang Selasa, 22 April 2025, Paula mengungkap bahwa ia telah ditalak oleh Baim sejak 21 April 2024.

“Talak itu tanggal 21 April (2024), beberapa hari kemudian beliau (Baim) sudah keluar dari rumah. Saya nggak keluar, saya tetap di rumah,” ungkap Paula.

Sejak saat itu, keduanya mulai menjalani pola pengasuhan bersama tanpa tinggal satu atap.

Paula menjelaskan bahwa mereka saling berbagi peran dalam mengantar-jemput anak ke sekolah dan merawat anak secara bergantian.

“Selama itu, kita co-parenting. Bolak-balik ke sekolah, siapa yang jemput, ya sudah, segala macam,” ujar Paula.

Baca Juga: Ingar Kontroversi Putusan Cerai Baim-Paula, Hotman Paris Dilema: Ingin Bantu, tapi Tak Mau Jadi Pengacara

Ia juga menceritakan bahwa pada bulan September 2024, setelah menjalani ibadah umroh, dirinya tak lagi bisa tidur bersama anak-anak.

Saat itu, pengasuhan dilakukan secara bergantian sesuai giliran siapa yang menjemput.

“Kalau misalnya lagi sama aku, ya tidur di rumah yang lama. Kalau yang jemput dia (Baim), ya tidur di kantor. Udah co-parenting seperti itu,” jelas Paula.

Pengakuan Paula ini membuka fakta bahwa meski perceraian mereka baru resmi setahun kemudian, proses perpisahan emosional dan teknis sebagai orangtua sudah dimulai sejak lama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X