RIAUMAKMUR.COM - Data yang dibocorkan oleh hacker Jimbo disebut memiliki kesamaan dengan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh Kominfo.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani mengakui format data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang diduga bocor, sama seperti milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Baca Juga: Tengah Cari Ikan, Seorang Kakek Warga Desa Pangkalan Baru Tenggelam di Sungai Kampar
Hal ini tentunya membuat khwatir masyarakat bahwa data mereka akan disalahgunakan.
"Secara format benar pak, secara format. Tapi kan asal datanya," kata Semuel, Rabu (29/11/2023).
Walau demikian, Samuel menyebutkan bahwa aal data bisa darimana saja.
Baca Juga: Lirik Lagu Trauma yang Dipopulerkan Elsya Feat Aan Story, Aku tak Mengejarmu Saat Kau Pergi
Terkait kebocoran ini Samuelmenekankan Kominfo bakal terus memperdalam lagi dugaan kebocoran data tersebut.
"Kominfo masih menunggu klarifikasi dari KPU sebagaimana yang diatur dalam UU PDP. KPU haruslah merespons dengan tenggat waktu tiga hari," sebutnya.
Sebelumnya dikabarkan situs atau website Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikabarkan di bobol atau diretas oleh hacker.
Baca Juga: Sinopsis Sweet Home Season 2, Jadwal Tayang dan Cara Menonton Akting Song Kang
Hal ini jadi perbincangan setelah lembaga CISSREC menyebut data KPU dibagikan oleh akun anonim bernama Jimbo.