RIAUMAKMUR.COM - Situs atau website Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikabarkan di bobol atau diretas oleh hacker.
Sementara itu KPU menyebut website KPU aman selama ini. Menurut KPU data pemilih merupakan data yang bisa diakses peserta Pemilu dan Bawaslu namun tidak ada memuat NIK.
Hal ini jadi perbincangan setelah lembaga CISSREC menyebut data KPU dibagikan oleh akun anonim bernama Jimbo.
Baca Juga: Sinopsis Drakor My Worst Neighbor, Gimana Rasanya Punya Tetangga Berisik Tapi Bersahabat?
Dalam postingan di Breach Forum akun hacker bernama Jimbo menjual data-data yang didapat dari website KPU seharga USD 74.000 atau setara Rp 1,2 miliar.
Pada informasi yang dibagikan akun peretas tersebut di forum, ada 105 juta pemilih akan dibagikan bagi siapa yang sanggup membayar.
Data yang disebarkan ini dikabarkan ada 105 juta data pemilih yang didapat di website KPU.
Baca Juga: Tahun 2024, APBD Riau Naik di Angka Rp 11,2 T, Infrastruktur Masih Prioritas
Data yang disebarkan akun Jimbo tersebut berisikan data pribadi yang cukup penting seperti NIK, No. KK, nomor ktp (berisi nomor passport untuk pemilih yang berada di luar negeri), nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kodefikasi kelurahan, kecamatan dan kabupaten serta kodefikasi TPS.
Komisioner KPU Idham Kholik, Rabu (29/11/2023) menyebut bahwa salinan DPT dapat diakses peserta Pemilu ataupun Bawaslu.
Namun demikian DPT tersebut tidak memuat data NIK.
Baca Juga: Tahun 2024, APBD Riau Naik di Angka Rp 11,2 T, Infrastruktur Masih Prioritas
"Data NIK ini ditampilkan dalam bentuk jejeran kode x," sebutnya.
Ia mengakui bahwa pada informasi DPT itu mencantumkan data diri lengkap dengan TPS, terkecuali NIK.
Menurutnya saat ini KPU sedang melakukan pendalaman dan pengecekan, namun sejauh sepengetahuan website KPU aman dan bisa diakses.
Artikel Terkait
Masa Pendaftaran Calon Presiden Dimajukan, Ini Alasan KPU
Kampanye Boleh di Instansi Pendidikan, KPU Riau Masih Tunggu Pedoman Teknis
Polres Kampar Kordinasi dan Silaturahmi Bawaslu dan KPU, Bicarakan Keamanan Pemilu 2024
Demi Keselamatan Penyelenggara Pemilu, KPU Riau Gandeng BPJS Sosialiasikan Keselamatan Kerja
Minimalisir Potensi Kendala di Pemilu 2024, KPU Riau Gelar FGD
Besok KPU Akan Umumkan DCT Pileg, Bawaslu Pekanbaru Ingatkan Caleg dan Parpol Tidak Berkampanye
Gugatan 70 Triliun ke KPU Dapat Tanggapan Mulai Komisi II DPR Hingga Gerindra
KPU Riau Keluarkan Rekomendasi Dua Nama PAW Anggota DPRD Riau, Tak Ada Nama Kasir dan Sulastri
CCTV Gudang Logistik Pemilu Terkoneksi ke Polisi, KPU: Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan
Kamu Sudah Berusia 30 Tahun? Yuk Ikut Daftar Jadi Komisioner KPU, Gajinya Belasan Juta