Masyarakat Diminta Waspada Awan Panas Gunung Karangetang

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Senin, 25 November 2024 | 11:15 WIB
Luncur Lava Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. (Antara)
Luncur Lava Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. (Antara)

RIAUMAKMUR.COM - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakar mewaspadai awan panas guguran Gunung Karangetang, di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Ini berkaca dari laporan evakuasi tingkat aktivitas level tiga siaga periode 16-22 November 2024.

"Waspadai adanya awan panas guguran dimana kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu-waktu dapat rubuh. Bersamaan dengan keluarnya lava," kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid AN dalam keterangannya, Minggu (24/11/2024). 

Karakteristik awan panas guguran Gunung Karangetang terjadi dari penumpukan material lava yang gugur atau longsor. Serta kejadian lahar di waktu hujan di puncak.

Baca Juga: Jalan Terjal Menuju Swasembada Pangan

Dalam laporan evaluasi Gunung Karangetang yang dibagikan dalam grup percakapan Info Gunung Api Sitaro disebutkan, kondisi visual tidak teramati adanya kejadian guguran/erupsi efusif. Sementara dari seismisitas, jenis gempa vulkanik dalam terekam masih tinggi selama minggu ini.

Hal ini diindikasikan dengan terjadinya akumulasi magma pada bagian dalam yang mungkin akan bergerak ke bagian dangkal bahkan ke permukaan. Sedangkan gempa lainnya juga mengalami peningkatan namun tidak signifikan.

Secara visual, kondisi kawah utara kadang teramati asap kawah putih tipis hingga tebal tinggi maksimum 200 meter di atas puncak. Kondisi lainnya belum tampak.

Baca Juga: Penjabat Bupati Malra Imbau ASN Tidak Terlibat Politik Praktis

Badan Geologi mencatat, pada periode tersebut terekam sebanyak 14 kali gempa embusan, 10 kali gempa hybrid/fase banyak. Lalu 37 kali gempa vulkanik dangkal, 30 kali gempa vulkanik dalam, lima kali gempa tektonik lokal, dan 52 kali gempa tektonik jauh.

Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang ditingkatkan menjadi siaga level tiga. Ini setelah terjadi peningkatan gempa secara signifikan pada 11 November 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X