RIAUMAKMUR.COM - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memulai Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Pemeriksaan ini akan berlangsung selama 20 hari ke depan dengan fokus memastikan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Dalam keterangan yang diterima InfoPublik pada Rabu (27/11/2024), Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, menyampaikan bahwa pemeriksaan oleh BPK bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan untuk mendorong perbaikan pengelolaan keuangan sesuai dengan aturan.
“Pemeriksaan ini adalah upaya konsisten untuk menjamin pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Jika ada catatan, itu menjadi area perbaikan yang bermanfaat bagi kita semua,” ujar Erwan saat membuka kegiatan di Jakarta, Selasa (26/11/2024).
Baca Juga: Sambangi Kementrian Kelautan, Menteri P2MI Awasi Pekerja Perikanan
Erwan menambahkan bahwa Kementerian PANRB telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sepuluh kali berturut-turut hingga tahun lalu. Selain itu, tingkat kepatuhan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK semester I 2024 mencapai 91,94 persen.
“Tahun ini, kami berkomitmen untuk mencapai tingkat kepatuhan 100 persen. Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita bisa mewujudkan target ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK, Poegoeh Yoedo Roesmanto, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang tertib dan transparan. Ia juga meminta dukungan penuh dari seluruh jajaran Kementerian PANRB untuk menyediakan data dan informasi secara tepat waktu agar pemeriksaan berjalan lancar.
Baca Juga: Mentan Tindak Tegas Perusahaan Pupuk Rugikan Petani
“Pemeriksaan ini bertujuan mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Kami berharap kemitraan yang baik dengan Kementerian PANRB terus terjalin selama proses ini,” ujarnya.
Erwan berharap kolaborasi positif dengan BPK dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan di Kementerian PANRB. “Semoga kerja sama ini dapat terus mendukung upaya perbaikan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Kementerian PANRB Aan Syaiful Ambia, Kepala Biro Umum dan Keuangan Ario Wiriadhi, serta pejabat tinggi lainnya. Tim pemeriksa BPK juga hadir untuk memastikan koordinasi berjalan dengan baik.
Artikel Terkait
Mantan Anggota DPR, Teguh Dipanggil KPK Terkait e-KTP
Kementan Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Penyelewengan Pupuk
BPJS Tegakkan Sanksi bagi Peserta Tak Bayar Iuran
Mentan Tindak Tegas Perusahaan Pupuk Rugikan Petani
Sambangi Kementrian Kelautan, Menteri P2MI Awasi Pekerja Perikanan
Abdul Wahid - SF Hariyanto Unggul Telak di TPS Syamsuar Mencoblos
Gempur Kantong Suara Muhammad Nasir, Abdul Wahid - SF Hariyanto Unggul Telak!
Abdul Wahid - SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen dalam Quick Count Pilkada Riau Versi LSI Denny JA
Pemenang Pilkada Riau Semakin Jelas, Abdul Wahid - SF Hariyanto Unggul 43,31 Persen versi LSI Denny JA
Kemenangan di Depan Mata, Abdul Wahid: Kami Bertarung Tanpa Politik Uang, Terima Kasih Masyarakat Riau