Baca Juga: Ekosistem Perdagangan Emas Digital Sudah Berjalan 5 Tahun, Lembaga Kliring Memiliki Peran Penting
''Proposal Optimalisasi Produksi Padi Riau (OPSI PADI RIAU) tahun 2025-2029 harus dilakukan Feasibility Study (FS)/Studi kelayakan untuk pertanggung jawaban sebagai naskah akademis,'' kata mantan Kadis Pertanian dan Hortikultura Provinsi Riau ini.
Selanjutnya Pj Gubri Rahman Hadi, menambahkan, Provinsi Riau memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil tanaman pangan, khususnya padi.
Dengan demikian menurutnya, sangat penting melakukan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan program optimalisasi produksi padi untuk tahun yang akan datang.
"Riau adalah wilayah yang potensial untuk menanam tanaman pangan, ditambah lagi sekarang ada badan pangan yang berkolaborasi dengan seluruh stakeholder membantu. Oleh karena itu, kita dari pemerintah provinsi harus bisa juga mengambil langkah-langkahnya. Dengan begitu, sore hari ini kita sebagai pemangku kepentingan berdiskusi membahas rancangan program ini," katanya.
Artikel Terkait
Akreditasi Klinik Pratama As-Syifa', Wujud Komitmen UIN Suska Riau pada Kualitas Pelayanan
Presiden Prabowo Tekankan Efisiensi dalam Penggunaan APBN
Kemnaker Tegaskan Komitmen Tingkatkan Perlindungan Tenaga Kerja di Sektor Perikanan
Swasembada Pangan: Komoditas vs Gizi, Mana yang Lebih Tepat?
Mendagri Minta Pemda Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Efisiensi Pengadaan Barang Jasa, Pemerintah Luncurkan E-Katalog 6.0
Menkomdigi Minta Himbara Blokir Rekening Terafiliasi Judol
Jelang Habis Masa Kerjasama, Aset Hotel Arya Duta Mau Dibawa Kemana?
Ekosistem Perdagangan Emas Digital Sudah Berjalan 5 Tahun, Lembaga Kliring Memiliki Peran Penting
Bawaslu Riau Catat 210 Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024