“Kami mengapresiasi kinerja positif di sektor pendapatan negara dan ekspor daerah yang menjadi penopang utama fiskal Riau. Namun, perhatian besar juga harus kita tujukan pada belanja daerah dan penyaluran tunjangan guru. Keterlambatan TPG bukan hanya persoalan administratif, tapi berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan. DJPb Riau berkomitmen untuk terus mendampingi Pemda dalam percepatan belanja dan penyaluran, serta mendorong sinkronisasi data lintas sistem,” ujar Heni.
Dengan sinergi yang baik antara pusat dan daerah, diharapkan kinerja fiskal dan pelayanan publik di Provinsi Riau akan semakin membaik ke depannya.
Artikel Terkait
DJPb: APBN Riau Triwulan I Surplus Rp72 Miliar
Plt Kakanwil DJPb Riau Burhani AS Temui Gubri Syamsuar
DJPb: Realisasi KUR Riau Rp3,47 Triliun, UMi Rp82,64 Miliar hingga Juni 2023
DJPb: Realisasi Transfer ke Daerah Riau Capai Rp11,37 Triliun hingga Juli 2023
PDRB Triwulan II 2023 Tumbuh 4,88 Persen, DJPb: Perekonomian Riau Stabil
DJPB Catat Realisasi Pendapatan Negara di Riau Tembus Rp24,907 Triliun hingga Akhir November 2023
BI, BPS dan DJPb Riau Rilis Indikantor Makroekonomi
DJPb: Belanja Pemerintah Jadi Motor Ekonomi Riau, PDRB dan Surplus Perdagangan Menguat
DJPb Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Riau di Tengah Tantangan Global
DJPb Riau Dorong Pemda Perlu Optimalkan PAD dan Percepat Belanja Modal