RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod menghadiri penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe IV Kegiatan Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat Pada KHG Pulau Padang Antara PPK BRGM dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Riau 2023, Kamis (3/8/2023).
Dalam arahannya, Kepala DLHK Riau, Mamun Murod mengatakan bahwa Provinsi Riau dianugerahi ekosistem gambut yang sangat luas bahkan mendominasi wilayah daratan di daerah ini.
"Tentu saja sumber daya alam ini perlu dikelola dengan baik dan bijaksana, harus bisa dijaga dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak fungsinya, sehingga dapat memberi manfaat ekonomi dan perbaikan kualitas lingkungan hidup yang penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat," kata Kepala DLHK Riau Mamun Murod.
Mengembalikan fungsi ekosistem gambut yang mengalami kerusakan merupakan upaya penyelamatan dari berbagai bencana lingkungan, seperti karhutla, banjir dan kekeringan.
"Seperti kita fahami bersama, kabut asap akibat karhutla mengakibatkan kerugian yang sangat besar, berdampak luas bahkan lintas batas negara atau yang disebut Transboundary Haze Pollution," jelasnya.
Untuk itu, ia mengapresiasi pihak BRGM RI melalui program pemulihan ekosistem gambut dan mangrove yang difasilitasi BRGM RI melalui Pelaksanaan Tugas Pembantuan mempunyai peran strategis dalam upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Provinsi Riau.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan dengan pola padat karya juga memberi manfaat pada perbaikan ekonomi masyarakat setempat.
Keseimbangan antara aspek kelestarian lingkungan hidup dan perbaikan ekonomi masyarakat menjadi indikator keberhasilan yang penting untuk diwujudkan.
"Upaya ini ke depan kita harapkan dapat terus dikembangkan dan difasilitasi oleh Pemerintah bersama segenap potensi dan mitra pembangunan," jelasnya
"Kepulauan Meranti memiliki ruang tersendiri dalam perjalanan hidup kami, kami mengetahui persis potensi yang di miliki khususnya di Pulau Padang. Harapannya dengan adanya dukungan/ support dari BRGM kami sangat mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi pengungkit dan penggerak roda perekonomian di Pulau Padang," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Revitalisasi Ekonomi atau R3 merupakan program yang sangat diminati/ diinginkan oleh masyarakat.
Pelaksanaan dengan swakelola tipe IV merupakan salah satu bentuk usaha pemerintah agar terjadi percepatan ekonomi di masyarakat dan diharapkan kegiatan ini bisa menjadi stimulus agar berkembang usaha-usaha baik berbasis pertanian, perikanan dan peternakan di masyarakat.
Artikel Terkait
Tanam 1.000 Bibit Produktif, Kepala DLHK Riau Dorong Perhutanan Sosial di Kuansing untuk Lindungi Hutan
Persetujuan Perhutanan Sosial Riau Sudah 122 Ribu Hektar, DLHK Fasilitasi Pelaksanaan RKPS dan RKT 2023
Hasil Penelusuran DLHK Riau, Kayu Tual Ilegal di Sungai Gulamo Diduga Asalnya dari Pangkalan Sumbar
DLHK Pekanbaru Segera Siapkan Sistem BLUD Pengangkutan Sampah
Nekat Merambah Hutan di Desa Sahilan Darussalam, Tiga Operator dan Ekskavator Diamankan Polhut DLHK Riau
DLHK Riau Panggil Pemilik Tiga Ekskavator Perambah Hutan di Sahilan Darussalam Kampar
Aduh, Hutan Alam di Kampar Dirambah Habis, Ini Kata DLHK Riau
Kepala DLHK Riau Dorong Pendidikan Lingkungan Hidup Masuk Kurikulum Merdeka Mulok
Pemilik 3 Alat Berat Perambah Hutan di Kampar Mangkir Dipanggil DLHK Riau
Pencemaran Air Sungai Siak: Penyelidikan oleh DLHK Provinsi Riau dan DLH Kabupaten Siak