RIAUMAKMUR.COM - Pernyataan kontroversial kuasa hukum Baim Wong soal penyakit kronis yang dikaitkan dengan perceraian kliennya terus menuai respons.
Setelah isu tersebut menyeret nama Paula Verhoeven dan bahkan dikaitkan dengan penyakit HIV, pihak Paula pun akhirnya buka suara.
Kuasa hukum Paula, Alvon Kurnia, memilih memberikan tanggapan santai namun tetap tegas atas tudingan tersebut.
Baca Juga: Paula Verhoeven Ungkap Baim Wong Sudah Berkali-kali Minta Cerai Sebelum Talak Resmi
Dalam wawancara pada Selasa, 22 April 2025, Alvon terlihat tersenyum saat dimintai komentar soal pernyataan Fahmi Bachmid, kuasa hukum Baim Wong.
“Kelihatan enggak ada sakit?” ucap Alvon sambil tertawa lebar. Alih-alih membantah secara frontal, ia menyarankan agar wartawan langsung mengonfirmasi kepada pihak yang menyampaikan tudingan tersebut.
“Haha, ya udah tanya aja yang bersangkutan,” tambahnya dengan nada ringan.
Namun, Alvon tak hanya memberikan candaan. Ia juga menegaskan pentingnya pembuktian atas setiap klaim, terutama jika menyangkut isu sensitif seperti kesehatan.
“Ya sekarang beginilah, ya sebenarnya orang yang ngomong ya buktiin aja. Kalau misalnya enggak ada, ya ngapain juga dibuat jadi suatu pertanyaan,” tegasnya.
Baca Juga: Bingung Jelaskan Perceraiannya pada Anak, Paula Verhoeven Sampai Konsultasi ke Psikolog
Alvon menyadari bahwa isu ini bisa berpotensi mencemarkan nama baik Paula. Meski begitu, ia menolak membahas lebih jauh isi persidangan demi menjaga privasi, terutama untuk kepentingan anak-anak.
“Kalau ditanya dalam materi persidangan, kita enggak mau bilang. Ngapain juga sih. Kita sepakat tadi enggak bilang, untuk anaknya. Anak-anak, yang penting itu aja sebenarnya,” tutup Alvon.
Asha Shara Ikut Bersuara: “Itu Tudingan yang Terlalu Berlebihan”
Tak hanya dari kuasa hukum, dukungan terhadap Paula juga datang dari sahabatnya, aktris Asha Shara. Ia dengan tegas membantah rumor bahwa Paula mengidap penyakit serius seperti HIV.
“Astagfirullahaladzim. Kalau tuduhannya sampai penyakit kayak gitu, enggak lah,” ujar Asha saat diwawancarai kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa 22 April 2025.
Asha mengecam penyebaran informasi yang tidak berdasar dan meminta semua pihak untuk berhenti menyebarkan hoaks yang bisa merusak nama baik seseorang.