RIAUMAKMUR.COM - Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penghargaan kepada sembilan daerah dengan nilai tertinggi dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) 2024.
Penghargaan itu diberikan dalam tiga kategori, yakni provinsi, kabupaten, dan kota, dan diumumkan bertepatan dengan peluncuran Indikator MCP 2025 di Gedung ACLC C1 KPK, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Pada kategori provinsi, peringkat pertama diraih oleh Provinsi Bali dengan skor 99, disusul oleh Provinsi Jawa Barat (97) dan Provinsi Kepulauan Riau (96).
Baca Juga: KPK Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Ingatkan Risiko Kecurangan dan Pentingnya Transparansi
Sementara di kategori kota, Kota Denpasar meraih posisi pertama dengan nilai 99, diikuti Kota Mojokerto (98) dan Kota Blitar (98).
Untuk kategori kabupaten, diraih oleh Kab. Tabanan, Kab. Sragen, dan Kab. Batang, yang sama-sama memperoleh skor 98.
Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK, Didik Agung Widjanarko, mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mengimplementasikan MCP sebagai upaya pencegahan korupsi.
Menurutnya, keberhasilan MCP bukan sekadar angka, tetapi juga mencerminkan integritas dan efektivitas tata kelola pemerintahan di daerah.
"Sehingga MCP dapat berdampak pada peningkatan integritas pemerintah daerah dan menurunkan risiko korupsi di daerah,” ujar Didik, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Kamis (6/3/2025).
Baca Juga: KPK Tetapkan Lima Tersangka Pemberian Fasilitas Kredit oleh LPEI kepada PT PE
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan implementasi MCP, tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif.
“Kami mengimbau kepala daerah beserta jajaran segera berkoordinasi mencermati indikator MCP dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah nyata pencegahan korupsi, sehingga (pemerintah daerah) tidak hanya sekadar menyampaikan dokumen dan administrasi. Selain itu, Inspektorat juga harus berperan sebagai quality assurance dalam memastikan efektivitas upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh perangkat daerah,” tambahnya.
Daftar Penerima Penghargaan MCP 2024
Kategori Provinsi:
Provinsi Bali (99)
Artikel Terkait
KPK Sebut Raffi Ahmad Belum Lapor LHKPN
KPK Persilakan Wali Kota Semarang Ajukan Praperadilan
KPK Akan Jerat Pejabat Bengkulu yang Tidak Kooperatif
Komitmen Cegah Korupsi, Kemenag Terima Apresiasi dari KPK RI
KPK Akan Periksa Mantan Menkumham Yasonna Laoly
KPK Dalami Pihak Lain Terkait Dugaan Korupsi ASDP
Panggil Yasonna, KPK Ingin Konfirmasi Bukti Kasus Ini
Hendak Didatangi Megawati, KPK Merasa Bukan Ancaman
KPK Mulai Fokus Penanggulangan Korupsi di Sektor Asuransi dan Pelayanan Publik
BI Buka Suara Soal Penggeledahan KPK