RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Muhammad Iqbal melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Riau.
Komisi yang membidangi masalah infrastruktur itu sudah berada di Riau sejak Jum'at pagi (14/07/23) hingga Sabtu (15/07/23) ini.
Selain turun langsung ke lapangan, melihat beberapa ruas jalan di Kabupaten Kampar dan Pelalawan, rombongan Komisi V DPR yang disambut dan didampingi langsung Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga meninjau terminal dan beberapa pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan embung di Danau Bokuok, Kabupaten Kampar.
Selama berada di Riau, Komisi V DPR tidak saja melihat langsung kondisi infrastruktur terutama jalan yang masih banyak rusak.
Para wakil rakyat itu juga mendengarkan langsung aspirasi dan curhatan para bupati/walikota se-Riau yang mendapat kesempatan bertemu serta berdialog pada pertemuan Jum'at (14/07/23) malam, di Balai Serindit, Gedung Daerah, Provinsi Riau.
Keprihatinan terkait infrastruktur terutama jalan menjadi fokus utama para bupati/walikota.
Gubri Syamsuar yang memimpin langsung pertemuan juga menumpahkan segala persoalan infrastruktur di Riau.
Mulai dari persoalan panjang jalan di Riau yang menjadi kewenangan provinsi termasuk yang terpanjang di Indonesia, yakni sepanjang 2.799,81 Km.
Hingga keterbatasan APBD Provinsi Riau untuk merawat dan memperbaiki jalan-jalan yang rusak tersebut.
"APBD Riau hanya sekira Rp9 triliun. Sementara kebutuhan kita untuk pembangunan sangat banyak. Tidak hanya jalan," tegas Gubri Syamsuar.
Itu sebabnya, harap Gubri, dukungan dari Pemerintah Pusat sangatlah diharapkan.
Apalagi devisa yang diberikan Riau terhadap negara ini sangatlah besar. Sehingga sebenarnya sangat wajar jika Pemerintah Pusat memberikan perhatian yang berkeadilan untuk Negeri Lancang Kuning.
Karena keterbatasan dan menyesuaikan kemampuan APBD Provinsi Riau, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target pembangunan jalan ditetapkan 66 persen hingga 2024.
"Alhamdulillah saat ini sudah tercapai sekira 64 persen lebih. Kita optimis pada 2024 nanti target 66 persen itu tercapai bahkan bisa lebih," tegas Syamsuar seraya menyatakan, sebagai Gubernur amanah sudah dilaksanakan dengan sangat baik.
Artikel Terkait
Pasca Berganti Ketua, Dua Kader Gerindra di Riau Hijrah ke Perindo, Jadi Caleg DPR RI
FGD UIR dan BK DPR RI Bahas RUU Daerah di Riau untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Masyarakat
Sosialisasi UU Perlindungan Anak, Anggota DPR Achmad Sebut Dua Kekerasan ini Perlu Dihindari
Hadiri Workshop Jaminan Produk Halal, Anggota DPR Achmad: Ini Sangat Penting Untuk UMKM
Anggota DPR RI F-PKS, Dilaporkan Paksa Istri Kedua Lakukan Hubungan Intim Tak Wajar Hingga Pendarahan
Denny Cagur Daftar Bacaleg DPR RI Dapil Jawa Barat 2 dari 'Partai Banteng'
Jadi Jembatan Aspirasi Daerah ke Pusat, Kapitra Ampera Maju di DPR RI
MK Putuskan Sistem Pemilu Terbuka, DPR RI Angkat Suara
Keinginan Para Kades Perpanjang Masa Jabatan Semakin Dekat Realisasi, 6 Fraksi DPR Dukung Revisi Masa Jabatan
Gubernur Riau Rapat Bersama DPR RI, Bupati dan Wali Kota Curhat Jalan Rusak Hingga Abrasi