Gubri Syamsuar berharap, kehadiran langsung Komisi V DPR yang didampingi para mitra kerjanya, bisa membuka mata dan telinga para pimpinan di pusat bahwa Provinsi Riau masih sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat, terutama anggaran untuk pembangunan infrastruktur.
Jika pembangunan infrastruktur di Riau memadai, tentu akan menggenjot pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi dan juga tingkat kunjungan wisata.
Misalnya jalan Lintas Bono, di Pelalawan yang masih memprihatinkan. Padahal itu masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Andai infrastruktur penunjang dibangun, tegas Syamsuar, devisa yang akan diterima negara dari Riau dipastikan juga semakin meningkat. Jadi negara untung, Riau juga mendapat manfaat.
Dalam rombongan Komisi V DPR, tercatat ada dua orang anggota Komisi V yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Riau, yakni Syahrul Aidi Mazaat (PKS) dan Effendy Sianipar (PDIP).
Syahrul Aidi menyebut bahwa kehadiran Komisi V DPR bersama mitra kerjanya ke Riau adalah inisiatif dirinya bersama Effendy Sianipar selalu anggota DPR dapil Riau.
"Kami ingin semua bisa melihat bagaimana kondisi infrastruktur di Riau," tegas politisi muda asal Kampar itu.
Syahrul menegaskan bahwa Riau yang alamnya kaya raya telah memberikan kontribusi berupa devisa yang sangat besar untuk negara.
"Tapi anggaran untuk pembangunan yang balik ke Riau sangatlah kecil. Ini ketidakadilan untuk Riau," tegas mantan anggota DPRD Kampar itu lantang.
Makanya, Syahrul meminta agar semua pihak memberikan perhatian yang layak dan berkeadilan untuk Riau.
Syahrul juga meminta semua pihak di Riau bisa menjalin komunikasi yang baik dengan para wakil rakyat, terutama yang dapil Riau agar aspirasi yang berkembang di daerah bisa disuarakan di tingkat pusat.
Hal senada juga disampaikan Effendy Sianipar. Ia mengaku sangat prihatin melihat kondisi Riau, khususnya kabupaten di pesisir seperti Kepulauan Meranti yang masih terdapat daerah terisolir.
Padahal Kabupaten Kepulauan Meranti berbatasan langsung dengan negeri jiran. "Saya sampai bisikkan ke Pak Presiden, tolonglah perhatikan Meranti itu," ungkapnya.
Untuk diketahui, Wakil Ketua Komisi V DPR Muhammad Iqbal memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR ke Provinsi Riau.
Dalam kunjungan ini, tim meninjau langsung infrastruktur jalan, perhubungan, bendungan, dan infrastruktur lainnya.
Artikel Terkait
Pasca Berganti Ketua, Dua Kader Gerindra di Riau Hijrah ke Perindo, Jadi Caleg DPR RI
FGD UIR dan BK DPR RI Bahas RUU Daerah di Riau untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Masyarakat
Sosialisasi UU Perlindungan Anak, Anggota DPR Achmad Sebut Dua Kekerasan ini Perlu Dihindari
Hadiri Workshop Jaminan Produk Halal, Anggota DPR Achmad: Ini Sangat Penting Untuk UMKM
Anggota DPR RI F-PKS, Dilaporkan Paksa Istri Kedua Lakukan Hubungan Intim Tak Wajar Hingga Pendarahan
Denny Cagur Daftar Bacaleg DPR RI Dapil Jawa Barat 2 dari 'Partai Banteng'
Jadi Jembatan Aspirasi Daerah ke Pusat, Kapitra Ampera Maju di DPR RI
MK Putuskan Sistem Pemilu Terbuka, DPR RI Angkat Suara
Keinginan Para Kades Perpanjang Masa Jabatan Semakin Dekat Realisasi, 6 Fraksi DPR Dukung Revisi Masa Jabatan
Gubernur Riau Rapat Bersama DPR RI, Bupati dan Wali Kota Curhat Jalan Rusak Hingga Abrasi