Pemkab Bengkalis Minta Pembangunan Jalan Penghubung ke Duri dan Tiga Jembatan di Rupat ke Komisi V DPR

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Sabtu, 15 Juli 2023 | 21:49 WIB
Pemkab Bengkalis Minta Bangun Jalan Penghubung ke Duri dan Tiga Jembatan di Rupat ke Komisi V DPR (DISKOMINFO BENGKALIS)
Pemkab Bengkalis Minta Bangun Jalan Penghubung ke Duri dan Tiga Jembatan di Rupat ke Komisi V DPR (DISKOMINFO BENGKALIS)

RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis meminta Komisi V DPR RI untuk dapat bangun jalan dan jembatan di Kabupaten tersebut.

Usulan ini disampaikan saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Provinsi Riau, Jumat (14/7/2023).

Usulan soal pembangunan ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri.

Baca Juga: Pindah ke Golkar, Hj Yurni Dukung Ida Yulita Susanti Jadi Anggota DPRD Provinsi Riau

Pada pertemuan tersebut Johansyah Syafri menyampaikan usulan untuk pembangunan Jalan Poros Duri - Sungai Pakning sepanjang 67 kilometer.

Ia memaparkan bahwa jalan p[oros tersebut sangat penting karena dari ibu kota Kabupaten menuju ke Kecamatan Bathin Solapan, Mandau, Talang Mandau dan Pinggir saat ini perlu melewati kota lain yakni Dumai.

Dengan cara itu, kondisinya memutar dan memakan waktu.

Baca Juga: Pemerintah akan Siapkan Paket-Paket Wisata Sambut Ajang Olahraga Internasional

Ia pun berharap dilakukan pembangunan jalan Duri-Sungai Pakning sepanjang 67 KM, sehingga selain untuk mempermudah akses transportasi juga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, ia juga mengusulkan pembangunan tiga jembatan yang dinilai penting.

Tiga jembatan yang dimaksud yakni Jembatan Sungai Genting penghubung Desa Tanjung Medang-Suka Damai, pembangunan Jembatan Sungai Simpur dan pembangunan Jembatan Desa Titi Akar-Hutan Samak.

Baca Juga: Hasil Riset LPEM UI: Periode 2016-2022, APRIL GROUP Berkontribusi Rp484,3 Triliun untuk PDB Nasional

"Ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang selama ini terkendala dalam mengantarkan hasil pertanian mereka ke pusat-pusat pengolahan," ungkapnya.

Menurutrnya pembangunan infrastruktur di Pulau Rupat masih sangat minim sehingga tingkat kesejahteraan masyarakatnya dibandingkan Kecamatan lain belum juga menggembirakan.

"Jadi selain sektor pariwisata, sektor perkebunan di Pulau Rupat juga cukup besar potensinya, namun masyarakat selama ini masih terkendala untuk mengantarkan hasil pertanian mereka ke pusat-pusat pengolahan, karena itu masyarakat sana berharap ada pembangunan 3 jembatan di 3 titik," papar Johan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X