Aksi ini, menurut peserta, menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap praktik pemborosan anggaran dan privilese pejabat.
Mereka menegaskan tidak akan berhenti bersuara selama aspirasi publik terus diabaikan.
Hingga pukul 19.00 WIB, massa masih bertahan di depan Gerbang Pancasila, DPR RI.
Ketegangan sempat terjadi ketika aparat kepolisian membubarkan kerumunan, membuat massa aksi terpecah menjadi dua kelompok.