"Kedepannya, pemerintah menghargai mereka yang sudah berkembang dan maju ini, dengan pemberian dana yang lebih selektif, agar Bumdes semakin konsisten dalam mengembangkan usahanya dan meningkatkan pendapatan di APBDes-nya," terangnya.
Tak hanya Bankeu untuk Bumdes saja, Gubernur Syamsuar juga cukup peduli dengan dunia pendidikan, dimana pada tahun 2023 ini saja ada 18 unit sekolah baru (USB), yakni 14 SMA dan 4 SMK yang tersebar di Kabupaten kota.
Untuk bangunan USB SMA itu ada tiga unit di Pekanbaru, tiga unit di Indragiri Hulu, satu unit di Indragiri Hilir, dua unit di Siak, tiga unit di Rokan Hilir, satu unit di Rokan Hulu, dan satu unit di Siak. Sedangkan USB SMK, ada satu unit si Rokan Hulu dua unit di Bengkalis, dan satu unit di Siak.
"Ini membuktikan bahwa Pemprov bersama dengan DPRD Riau sangat memberi perhatian yang besar untuk sektor perekonomian dan pendidikan. Karena keduanya ini variabel penting dalam menjamin kesejahteraan rakyat," kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau ini.
Baca Juga: Libur Lebaran, Dispar Riau Lakukan Pemantauan ke Lokasi Destinasi Wisata
Gubernur Syamsuar juga sudah memikirkan bagaimana SDM Guru di Provinsi Riau, dengan menjalin kerjasama dengan Cambridge Press and assesment. Dimana, para guru akan dilatih untuk bisa menjadi trainer bahasa inggris.
Selain itu, secara bertahap saat ini juga sedang disiapkan dana untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari kuota yang diizinkan oleh pusat, melalui Menpan-RB dan Mendikbud.
Di bidang ketenagakerjaan, kata Karmila, ada pengiriman tenaga kerja yang magang selama 6 bulan di Jepang. Program ini memberi kesepatan untuk masyarakat Riau mengembangkan wawasan dan pengalaman di perusahaan Jepang. Pemerintah menyiapkan dana untuk ini.
Baca Juga: 250 Warga Bengkalis Dapat Mudik Gratis ke Kampung Halaman
Di bidang Perikanan, sudah ada kerjasama pemerintah dengan JICA (Japan International Corporation), untuk membangun pelabuhan di Bagansiapiapi.
"Lokasi strategis dan sumber daya perikanan yang melimpah harus dimaksimalkan dengan baik, ini juga salah satu solusi untuk memutuskan aktivitas illegal fishing dan peningkatan ekonomi Riau khususnya Rokan Hilir," tuturnya.
Dibawah kepemimpinan Syamsuar, Riau juga menjadi provinsi yang paling tinggi se-Indonesia dalam Universal Health Coverage (UHC), dengan kuota 55% anggaran disupport APBD Provinsi dan selebihnya ditanggung oleh APBD kab/kota.
"Sudah ada 8 kab/kota yang terpenuhi 100% UHC, menyusul 4 kab/kota lagi. Ini juga bentuk kepedulian gubernur untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya," tutupnya.***
Artikel Terkait
Inul Daratista Berbagi Pengalaman Mengejutkan Selama Menunaikan Haji, Simak Kisahnya
Warga Muhammadiyah Lebaran Hari Jumat, Ini 10 Titik Lokasi Salat Idul Fitri di Pekanbaru
Re.juve Buka Gerai di Pekanbaru, Sediakan Berbagai Pilihan Minuman Sehat untuk Live Happier
Polda Riau Cegah Potensi Kerugian Negara Rp 61 Miliar Dengan Gagalkan Penyelundupan Lobster
Indosat dan Pelanggan Salurkan Donasi Ramadhan untuk 1.444 Marbot se Indonesia
250 Warga Bengkalis Dapat Mudik Gratis ke Kampung Halaman
Merawat Tradisi, Karang Taruna Kecamatan Bandar Laksamana Gelar Perlombaan Lampu Colok, Hadiahnya Rp10 Juta
Tiga WNI Ditangkap Polisi Jepang Karena Diduga Membunuh
Mengintip Kekuatan Tim Thailand, Sang Lawan Terberat Indonesia di Fase Grup Sudirman Cup 2023
Libur Lebaran, Dispar Riau Lakukan Pemantauan ke Lokasi Destinasi Wisata