4 Daerah di Riau Terendam Banjir, 13.813 Jiwa Terdampak, Ini Instruksi Gubri

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 6 Maret 2025 | 18:26 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid (kiri) bersama Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto saat rapat penanganan banjir, di Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/2025).
Gubernur Riau Abdul Wahid (kiri) bersama Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto saat rapat penanganan banjir, di Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/2025).

RIAUMAKMUR.COM- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menggelar pertemuan dengan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal, serta Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli, untuk membahas langkah penanganan banjir yang melanda beberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Riau menginstruksikan BPBD Riau untuk segera memetakan daerah terdampak banjir serta mengevaluasi kapasitas Pemerintah Provinsi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga: Banjir Melanda Tiga Kabupaten di Riau, Status Siaga Darurat Diperpanjang hingga Maret 2025

"Pakai semua kekuatan kita, kita petakan yang mana saja perlu diberi bantuan," ujar Abdul Wahid.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) SF Hariyanto menekankan pentingnya mendirikan satu posko utama sebagai pusat informasi, penerimaan bantuan, serta penyaluran donasi dari berbagai pihak.

"Buat satu posko kita, di sana pusat informasi, jika ada yang memberi bantuan bisa dikumpulkan di sana, donasi dan sebagainya," ujar Wagubri.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan yang ingin memberikan bantuan melalui Pemprov Riau diperbolehkan, namun administrasi harus jelas dan perlu ada pendampingan dari inspektorat.

"Semua sekarang mendesak, jadi administrasi harus jelas. Minta pendampingan inspektorat agar kita tidak salah melangkah," tambahnya.

Baca Juga: Respon Cepat Banjir di Pusako, Pemerintah Hadir Dirikan Dapur Umum

Sementara itu, Kalaksa BPBD Damkar Riau melaporkan bahwa empat kabupaten/kota terdampak banjir, yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dan Kota Pekanbaru.

"Dari laporan yang kami terima, hingga saat ini sudah ada empat kabupaten/kota di Riau yang terdampak banjir," katanya.

Bencana ini telah berdampak pada 3.500 Kepala Keluarga (KK) dengan total 13.813 jiwa. Kabupaten Kampar menjadi wilayah terdampak terbesar dengan 2.148 KK atau 7.473 jiwa. Sementara itu, di Kabupaten Rohul terdapat 610 KK terdampak dengan 2.373 jiwa, di Kabupaten Inhu 335 KK dengan 1.340 jiwa, dan di Kota Pekanbaru sebanyak 407 KK dengan 1.628 jiwa.

Selain itu, sebanyak 2.672 unit rumah terdampak banjir, disusul dengan enam fasilitas pendidikan, 16 fasilitas umum, serta sawah dan kebun seluas 8.330 hektare.

Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Riau melalui BPBD Damkar, Dinas Sosial, Baznas, dan Dinas Kesehatan telah menyalurkan berbagai bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi makanan, obat-obatan, serta perlengkapan tidur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X