RIAUMAKMUR.COM - Presiden RI, Prabowo Subianto telah mengirim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Laporan yang disampaikan pada 11 April 2025 itu menunjukkan bahwa total kekayaan Prabowo mencapai Rp2.062.241.012.691 atau lebih dari Rp2 triliun.
Laporan tersebut tergolong sebagai LHKPN Khusus, yaitu saat awal Menjabat, menandai dimulainya masa tugas Prabowo sebagai Presiden RI periode 2024–2029.
Baca Juga: Amplop Hajatan Bakal Dipajaki, Komisi VI DPR: Ini Tragis
Berdasarkan dokumen yang diterima pada Kamis 24 Juli 2025, kekayaan terbesar Prabowo berasal dari surat berharga senilai Rp1,7 triliun.
Selain itu, Prabowo tercatat memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp294,5 miliar di Jakarta Selatan dan Bogor.
Dalam laporan itu Prabowo juga memiliki kendaraan senilai Rp1,25 miliar, termasuk mobil-mobil seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, Land Rover, dan Toyota Lexus.
Ia juga melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp48,04 miliar serta harta bergerak lainnya senilai Rp16,46 miliar.
Menariknya, dalam laporan itu tidak terdapat utang atas nama Prabowo.
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaporkan total kekayaan senilai Rp27.519.975.620 atau sekitar Rp27,5 miliar.
Nilai itu didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp17,4 miliar yang ada di wilayah Solo hingga Sragen, Jawa Tengah.
Gibran juga memiliki tujuh kendaraan, diantaranya tiga motor dan empat mobil, dengan nilai total Rp312 juta, termasuk Honda Scoopy, Royal Enfield, Toyota Avanza, dan Isuzu Panther.
Selain itu, Gibran juga mencantumkan surat berharga senilai Rp5,55 miliar, kas dan setara kas sebesar Rp3,93 miliar, serta harta bergerak sebesar Rp280 juta.
Gibran pun tidak memiliki utang dalam laporannya.***
Artikel Terkait
KPK Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Ingatkan Risiko Kecurangan dan Pentingnya Transparansi
LHKPN Menjadi Syarat Wajib Calon Pilkada ke KPK
KPU Desak Bacalon Pilkada Banten Tuntaskan LHKPN
Komisioner KPU: Banyak Bacalon Belum Serahkan LHKPN
KPK Tetapkan Lima Tersangka Pemberian Fasilitas Kredit oleh LPEI kepada PT PE
Daftar Provinsi, Kota, dan Kabupaten dengan Skor MCP 2024 Tertinggi dari KPK
KPK Sebut Raffi Ahmad Belum Lapor LHKPN
KPK Cium Dugaan Korupsi Rp1,2 T Dana Operasional Gubernur Papua untuk Membeli Private Jet, Panggil WNA Singapura Jadi Saksi Penyelidikan
Telisik OTT KPK di Mandailing Natal soal Proyek PUPR dan Satker PJN Sumut
Menteri PU: Junjung Asas Praduga Tak Bersalah tapi Tidak akan Ada yang Ditutupi soal OTT KPK Oknum Dinas PUPR Sumut
Geledah Rumah Kadis PUPR Sumut, KPK Sita Uang Rp2,8 Miliar dan Senjata Api
KPK Telusuri Skema Fee Proyek di MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar
Saat Menteri Maman Datangi KPK Tuk Bela Istrinya yang Diduga Plesiran ke Istanbul-Milan Pakai Uang Negara
Siapa Nur Afifah Balqis yang Viral Lagi di Medsos? Sosok yang Dijuluki Koruptor Termuda di Indonesia, Terjaring OTT KPK saat Usia 24 Tahun